Tinggalkan komentar

(Siasat, 1953) Puisi Mahbub Djunaidi: Malam Emas

Puisi Mahbub Djunaidi:

MALAM EMAS

Sebagian pintu sudah mulai terbuka
Mengelus elus angin kebiruan luas di ujung mata
Ruangku begini sempit
melihat bintang satu per satu
Ruangku begini sempit
Memuat tanya jawab beribu

Menganga bumi bara api malam
Teriakan menghabiskan suara
Dia berjalan dan berhenti sendiri
Percaya tiada mungkin lancar ke ujung

Tapi aku jatuh cinta
Apa diri
Pada pengatur segala teratur
Mempersiap diri
Dari nyamuk jalang berterbangan
Menusuk jaringan dan alam tiada kelihatan

AdaNya dan adaku
Segala teratur alam berdandan
Terang – dan pagipun rapi datang bergantian

Sumber: Majalah Siasat, Nomor 314 Tahun VII, 14 Juni 1953, halaman 19

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: