Tinggalkan komentar

(Siasat, 1952) Puisi Sirullah Kaelani: Permintaan

Puisi Sirullah Kaelani

PERMINTAAN

Sejak kemarin telah kita kenal semua azab+duka
Habislah kini bisa ketakutan kita
terhadap darah+Maut, pusing+reruntuhan

Kalau hari ini hari penghabisan buat pekik-pekik +teriakan-teriakan,
hari penghabisan juga buat kegaduh-gelisahan kita
selama ini tambah menebalkan awan.

Arakan awan tidak bertambah panjang!
Laut keruh-kemerahan akan jadi biru-gemilang!
Matahari akan bersinar terang, akan bersinar terang!

Bangkitlah yang terbujur lelah
Ikhlaskan kerugian-kerugian yang sudah
Dan mari terus kita berjalan
Bangunkan lagi batutembok dan pagar-pagar berantakan

Awan berarak menggelapi udara,
Kita berarak meniupi awan-awan!

Sumber: Majalah Siasat, Nomor 253 Tahun VI, 24 Pebruari 1952, halaman 21

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: