Tinggalkan komentar

(Pudjangga Baru, 1949) Puisi Muhammad Ali: Malam Kemarau

Puisi Muhammad Ali

MALAM KEMARAU

Tergerai rambut orang gila
diam-diam mengusir samar.
Anak katak kehilangan ibu
menangis memanggil hujan
Cengkerik terdiam kecewa.
Rumput kering kemalu-maluan.

Aku bersama kupu-kupu
hinggap ke sudut gelap
tenggelam dalam keringat tajam
campur bau melati rusak.

Sumber; Majalah Pudjangga Baru, Nomor 4-5 Tahun XI, November 1949, Halaman 114

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: