Tinggalkan komentar

(Mimbar Indonesia, 1963) Puisi Darmanto Jatman: Jangan Biarkan Waktu Berlalu dan Sepi

Puisi Darmanto Jatman:

JANGAN BIARKAN WAKTU BERLALU DAN SEPI

waktu berjatuhan seperti daun
sepi dan tanpa peristiwa
dalam kami berjalan-jalan

air mengalir
daun-daun bergoyang
ada pohon mati
dan lima menit lagi
pohon paku
-Mereka diam dan kaku

maka jangan goyangkan
pohon waktu yang tua
sebelum berkelahi
atau membangun
gedung yang tinggi

wii wii wiii
wiai ai ai
begitu daun-daun waktu berjatuhan
peristiwa lewat seperti udara
dan mati menyusup juga
bersama lalu mereka

sedang kehendak kita
baiklah kita bebas
memilih saat-saat dari waktu
untuk mati.

Sumber: Mimbar Indonesia, Nomor 11 Tahun XVII, November 1963

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: