Tinggalkan komentar

(Pudjangga Baru, 1950) Puisi Dodong Djiwapradja: Perjalanan

Puisi Dodong Djiwapradja:

PERJALANAN

Ach, terbentang bukan buatan
Jalan tak ada batas
Apakah langit juga ikut mimpi
sama pengembara mendamba-damba?

Bukan buata, kataku
Serta angin yang tak putus meniup
Apa yang dikidungkan
Bukan sertamu segala
Juga pelita cita yang nyala?

Di tengah segala tamparan:
Segala yang kuat terus menjahat
Segala yang lemah tenggelam hilang….

Sumber: Majalah Pudjangga Baru, Nomor 06/07 Tahun XI, Oktober 1950 halaman 151

DODONG DJIWAPRADJA, penyair dari tanah Sunda yang mulai menulis puisi sejak tahun 1948 ini, lahir di Banyuresmi, Garut, Jawa Barat, tanggal 25 September 1928. Ia meninggal pada 23 Juli 2009. Puisinya tersebar diantaranya: Majalah Pudjangga Baru, Siasat, Mimbar Indonesia, Seni, dan Budaja Djaja.

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: