Tinggalkan komentar

Puisi Angger Jati Wijaya: Memandang Indonesia

Puisi Angger Jati Wijaya:

MEMANDANG INDONESIA

Memandang negeri yang tak kita sapa begitu lama
Seperti memandang wajah ibu yang sendiri dan kian tua
Sedang kita, anak-anak yang lahir dari perih di rahimnya
Telah semena-mena membiarkan seluruh penjuru negeri
Tak lebih dari keranjang sampah industri
Rimba pelarian dan alamat aman para pencuri

Maka hentikan tipudaya tak pada tempatnya
Sudahi pertikaian yang tak berguna bagi kehidupan bersama
Sebelum anak-anak malu mengeja negerinya saat belajar membaca
Dan lagu kebangsaan tak lagi bergema di upacara bendera

Jogjakarta, 2010

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: