Tinggalkan komentar

(Pelopor, 1975) Puisi Mahawan: Ada sebuah Bayang-Bayang I Kepada SDD

 

Puisi Mahawan:

ADA SEBUAH BAYANG-BAYANG I KEPADA SDD

ada sebuah bayang-bayang
ada sebuah bayang-bayang, mengendap-endap
ada sebuah bayang-bayang, mengendap-endap di lorong-lorong malam
ada sebuah bayang-bayang, mengendap-endap di lorong-lorong malam, mengintip segala rahasia di balik jendela semesta
tiba masuk ke kamarku dan menyeret tubuhku
di bawanya aku ke sebuah tempat yang sunyi — gelap sekali

Sumber: Mingguan Pelopor Yogyakarta, 9 November 1975

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: