Tinggalkan komentar

(Sinar Harapan, 1975) 2 Puisi Bagong Kussudiardjo: “Lampu Cinta” dan “Tinggalkan”

Puisi Bagong Kussudiardjo:

LAMPU CINTA

Apa yang akuy menangkan
lampu cinta bersinar, merah
Kekunging-kuningan menghembus kesepian
Lepas buang benda mati tiada berarti

Aku lari sambil menari
Meski mungkin tak berarti
Aku terjang sampai mati
Itulah cinta seorang penari

———————————————

TINGGALKAN 

Kau tinggalkan
lupakan rumput-rumput kerng
kerikil-kerikil tajam
Kejar angin kejar gelombang

Ikuti irama lagu di situ
Aku akan bertemu

Sumber: Harian Sinar Harapan, 25 Oktober 1975

About Kumpulan Fiksi

Blog ini bertujuan untuk menghimpun dan berbagi karya-karya fiksi dan yang terkait. Karya fiksi diantaranya cerita pendek atau cerpen; cerita bersambung atau cerbung; novel; dan puisi. Tulisan lainnya berupa resensi atas karya-karya fiksi, profil pekerja seni, catatan atau ulasan yang terkait dengan penulisan, dan sebagainya. Rubrik masih bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Semoga bisa menjadi ajang untuk melatih diri berkarya, dan berharap pula bisa meramaikan jagad sastra Indonesia. Jadi, bila anda memiliki karya, tidak usah meragu untuk mengirimkan karya anda ke: kumpulanfiksi@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: