Cerpen

(Gema Suasana, 1948) Cerpen Idrus: Kisah Sebuah Celana Pendek

(Gema Suasana, 1948) Cerpen Idrus: Kisah Sebuah Celana Pendek

Cerpen Idrus KISAH SEBUAH CELANA PENDEK TEPAT pada hari PEARL harbour diserang Jepang, Kusno dibelikan ayahnya sebuah celana pendek. Celana kepar 1001, made in Italia. Pak kusno buta politik. Tak tahu ia, betapa besarnya arti penyerangan itu. Yang diketahuinya hanya, bahwa anaknya sudah tidak mempunyai celana lagi yang pantas dipakai. Setiap orang yang sedikit banyak […]

(Kisah 1955) Cerpen AA Navis: Robohnya Surau Kami

(Kisah 1955) Cerpen AA Navis: Robohnya Surau Kami

Cerpen AA Navis: ROBOHNYA SURAU KAMI Kalau beberapa tahun yang lalu Tuan datang ke kota kelahiranku dengan menumpang bis, Tuan akan berhenti di dekat pasar. Maka kira-kira sekilometer dari pasar akan sampailah Tuan di jalan kampungku. Pada simpang kecil ke kanan, simpang yang kelima, membeloklah ke jalan sempit itu. Dan di ujung jalan nanti akan […]

Pengiring Hujan – Cerpen Adhita Didiet Prawatyo

PENGIRING HUJAN Cerita Pendek Adhita Didiet Prawatyo Hujan yang semula hanya gerimis kecil-kecil, kini deras menumpahkan bergalon-galon air dari langit yang gelap. Pagi yang seharusnya ceria hanya menyisakan kesal yang tiada surut. Tarie masih termangu di ranjangnya. Di tengah guyuran hujan, ia memandang pesan masuk di HP-nya. Hampir tak dimengerti olehnya harus sedih, senang atau […]

Cinta Tertunda dari Seberang Kelenteng Tua – Cerpen Selsa Rengganis

Cinta Tertunda dari Seberang Kelenteng Tua – Cerpen Selsa Rengganis

CINTA TERTUNDA DARI SEBERANG KELENTENG TUA Cerpen Selsa Rengganis Terbayang dulu saat aku sering menemaninya mencari bunga menur di samping kelenteng tua. Disana aku selalu setia menemaninya mengumpulkan bunga bunga putih itu. Kebetulan kelenteng tua yang satu kawasan dengan sekolahku itu  bersebelahan dengan sekolah Tyas.  ” Koh A Seng ya…? ” seorang gadis tersenyum menyapaku. […]

Kematianku Hampir Menjemput – Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim

Kematianku Hampir Menjemput – Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim

KEMATIANKU HAMPIR MENJEMPUT  Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim Kembali tanganku bergerak lincah, mengulek sambal, meski tidak sekuat dulu. Aroma lombok mentah dan bau khas terasi menyeruak memengarkan hidung menggelitik selera. Asap hitam bergulung ditingkah suara gemrengseng ikan basah terpanggang panasnya wajah yang menandai aktivitas rutin kehidupan seorang wanita, ibu rumah tangga. Berpuluh-puluh kali, bahkan beratus kali, […]

Perempuan yang Membawa Rumahnya Kemana-mana dengan Punggungnya – Cerpen Yayag Yp

Perempuan yang Membawa Rumahnya Kemana-mana dengan Punggungnya – Cerpen Yayag Yp

PEREMPUAN YANG MEMBAWA RUMAHNYA KE MANA-MANA DENGAN PUNGGUNGNYA Cerpen Yayag Yp Rumah kayunya yang tua dimakan musim masih menempel di punggungnya. Tak ada siapa pun disini, hanya ada perempuan itu. Angin sedikit kencang berhembus, membuat bulu kuduk berdiri. Perlahan rumah yang dibawanya ke mana-mana diturunkan, diletakkannya di samping tubuhnya yang bersandar letih pada sebuah pohon. […]

Sebuah Pertukaran – Cerpen Endah Raharjo

Sebuah Pertukaran – Cerpen Endah Raharjo

SEBUAH PERTUKARAN Cerpen Endah Raharjo Rasanya aku tertimbun gunung. Jelas itu metafora yang berlebihan, sebab gunung bisa menimbun kota dan aku yakin di kota ini hanya aku yang merasa begitu. Berjuta bayangan buruk menabrakku. Antara tertimbun gunung dan tertabrak jutaan bayangan, sungguh sulit kugambarkan perasaanku. Pertama kali bertemu Wisnu, aku seakan anak ingusan yang mencoba […]

Janji Terlunasi – Cerpen Selsa Rengganis

Janji Terlunasi – Cerpen Selsa Rengganis

JANJI TERLUNASI Cerpen Selsa Rengganis ”Kau tak seharusnya bermuka cemberut begitu nduk, kecantikanmu tak terlihat sama sekali ” nasehat ibu setelah beberapa tamu  berpamitan pulang. ”Menuk nggak suka mereka ibu ” jelasku ”Tapi salah satu dari mereka akan menjadi jodohmu kelak ” ibu menatap tajam ke arahku. ”Ibu, aku tidak mau di jodohkan dengan Bayu […]

Olenka dan Sukab – Cerpen Ikun Sri kuncoro

Olenka dan Sukab – Cerpen Ikun Sri kuncoro

OLENKA[1] DAN SUKAB[2] cerpen  ikun sri kuncoro Namanya, Sukab. Lahir di Boston, … … … Tadinya, kukira seorang pembual. Nyatanya, bajingan. Ia telah mencuri Olenka. Mendandaninya; menjadi penari telanjang. Mungkin ia pula yang membunuhnya setelah suatu malam ia jatuh cinta. (Email yang pernah ia kirimkan, menulis: “Suatu malam aku jatuh cinta[3]” dan bla … bla […]

Sudah Berbeda – Cerpen Nadia Aliyatul Izzah

SUDAH BERBEDA Cerpen Nadia Aliyatul Izzah   ……I was born to tell you I love you. And i am torn to do what i have to. To make you mind stay with me tonight… “itu lagunya siapa kak?” Kamu berhenti bermain gitar dan memandangku, “laguku dong”. “yang bener ah…” “loh iya beneran. Bagus ya?” “huuu […]

Siti Menunggu Nasib – Cerpen Edy Priyatna

Siti Menunggu Nasib – Cerpen Edy Priyatna

SITI MENUNGGU NASIB Cerpen Edy Priyatna Siang itu terasa sangat panas sekali. Matahari bulat melolong menyoroti tanah berpasir yang gersang. Sesekali terlihat angin bertiup menyebabkan debu berterbangan. Ranting patahpun berserakan melintasi halaman rumah. Dikejauhan terlihat adanya fatamorgana, seperti air yang mendidih diatas tanah. Siti memandang tajam dari ruang kamarnya melalui jendela disudut sisi dinding. Ia […]

Tanggal Satu Januari Tahun Satu – Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim

Tanggal Satu Januari Tahun Satu – Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim

TANGGAL SATU JANUARI TAHUN SATU Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim Hari ini tanggal 31 Desember 2249. Dan besok sudah memasuki hari pertama tanggal 1 Januari tahun 2250. Sebutlah tahun duaribu seperempat. Dulu, sebelum aku lahir, entah tahun berapa pastinya aku tak tahu, nenek moyang pernah meramalkan bahwa tahun duaribu dunia ini akan sangat semrawut. Ialah dikarenakan […]

Bu Guru Sumi  – Cerpen Achmad Munjid

Bu Guru Sumi – Cerpen Achmad Munjid

BU GURU SUMI Cerpen Achmad Munjid   Sumi masih berdiri di situ, mendekapkan buku-buku ke dadanya. Matanya menatap lurus ke depan. Terpicing, memandangi pantulan sinar matahari pada bongkahan-bongkahan aspal yang makin terburai, terlindas roda-roda truk yang meraung-raung penuh muatan pohon kelapa dari arah utara. Debu yang mengepul dari lubang-lubang di tengah jalan itu setiap kali […]

Panggilan Telepon – Cerpen Edy Priyatna

Panggilan Telepon – Cerpen Edy Priyatna

PANGGILAN TELEPON Cerpen Edy Priyatna   Suara azan Subuh sayup-sayup terdengar dari kamarku hingga membuatku terjaga dari tidurku. Namun aku masih belum mau beranjak dari ranjang tidurku. Sementara telingaku masih menikmati gema azan yang indah itu dan hatiku senantiasa menjawab panggilan tersebut. Lalu ketika suara panggilan itu selesai tiba-tiba terdengar suara panggilan lain. “Kriiiinggggg….” Ternyata […]

Christin – Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim

Christin – Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim

CHRISTIN  Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim christin bergegas menghampiri teman-teman satu kelompoknya. Dia membawa berita yang nantinya pasti akan membuat guncang se-es-em-a Patrianus. Melewati sederetan pohon mahoni, sampailah Christin ke tempat yang dituju. Tempat apa lagi kalau bukan warung baksonya Mang Semprol. Warung gosip! “Ada apa Tin?” tanya Siska, Ketua merangkap anggota  Bibir Gosip seusai Christin […]

Dewi Kunang-kunang – Cerpen Hsu

DEWI KUNANG-KUNANG Cerpen Hsu Malam… 30 Desember 1943… Beberapa hari setelah Jakarta Ken (Pusat Pemerintahan Jakarta) dipindahkan oleh Pemerintah Jepang ke Tangerang… Beberapa orang Tentara Jepang mendobrak paksa pintu sebuah rumah dan segera menyergap seorang wanita cantik berambut panjang berwajah oriental, wanita yang tak mampu berteriak kencang namun tak ayal kegaduhan membangunkan suaminya yang tengah […]

Hope – Cerpen Nadia Aliyatul Izzah

HOPE Cerpen Nadia Aliyatul Izzah Aku membuka jendela mobil. Merasakan angin malam membelai rambutku. Jalanan malam ini ramai sekali. Ah ya, malam Minggu. Aku bahkan tak sadar kalau malam ini adalah malam Minggu. Yang ada dipikiranku hanyalah tentang sudah keberapa puluh harinya sejak terakhir aku bertemu dengannya…. “nduk, kamu kenapa kok lemes gitu? Sakit ta?”, […]

Lentera Terbang Berbait Doa – Cerpen Hsu

Lentera Terbang Berbait Doa – Cerpen Hsu

LENTERA TERBANG BERBAIT DOA Cerita Pendek Hsu Sepeninggal suaminya yang tergila-gila dengan wanita lain yang entah ke mana perginya seolah menghilang begitu saja… Liana yang tinggal bersama 2 anaknya Andi dan Windi tak menyerah begitu saja dengan kehidupannya. Dengan keterampilannya membuat aneka kue basah yang didapatnya dari almarhumah mamanya. Di rumah bambu beratap daun di […]

Giok Pada Bulan Mei – Cerpen Susan Gui

Giok Pada Bulan Mei – Cerpen Susan Gui

GIOK PADA BULAN MEI Cerpen Susan Gui Cinta adalah ranah yang sering tidak bisa dijelaskan lewat nalar yang logis, tapi tentu bisa dimaknai melalui ruang-ruang magis yang mendalam. 25 Mei 2000 Sudah lebih 2 tahun aku menatap ke jendela, menunggumu datang dan memberikan segaris senyum hangat untukku. Aku selalu menatap ke jendela; selalu menunggu. Aku […]

Pemandangan yang Bagus – Cerpen Faiza Yanti

Pemandangan yang Bagus – Cerpen Faiza Yanti

PEMANDANGAN YANG BAGUS Cerpen Faiza Yanti Hmm.. Kenapa raut mukanya selalu seperti itu? Saban kali ku bersua dengannya. ” Kamu lagi ngapain? ” ” Nggak ngapa-ngapain. ” ” Kok kamu nggak nanya? Kamu nggak pernah mau tahu nich? ” ” Tahu apa? ” Kenapa? Aku suka menemuimu. ” ” Nggak perlulah.. ” ” Emang kamu […]

Hadiah Indah Menjelang Senja – Cerpen Enggar Murdiasih

Hadiah Indah Menjelang Senja – Cerpen Enggar Murdiasih

HADIAH INDAH MENJELANG SENJA Cerpen Enggar Murdiasih “Andre, dengar. Beberapa hari yang lalu ia mengabarkan kalau ia sedang mengandung! Kau pikirlah sendiri. Mana mungkin ia bisa hamil. Sudah berbulan bulan ia tinggal di sini, sendirian…..” tantenya menjawab sengit. Nampak sekali nada ketidak sukaannya yang besar pada Wita. Dibiarkannya hapenya  kluntang klunting sesorean. Ia sedang enggan meraih hape […]

Ambang Jendela, Lantai Dua – Cerpen Enggar Murdiasih

Ambang Jendela, Lantai Dua – Cerpen Enggar Murdiasih

AMBANG JENDELA, LANTAI DUA Cerpen Enggar Murdiasih “Kau salah Bimo, aku sekarang bukanlah Ambar yang dulu. Ambar yang pernah kau cintai sepenuh hatimu. Aku yang sekarang hanyalah seonggok daging layu yang dicampakkan ke jalanan. Masa muda dan kesegaran tubuhku telah terenggut tak bersisa….” Hujan bulan Februari  selalu meninggalkan larik larik luka di hatinya. Susah payah dicobanya […]

Keira: Kematian itu Rahasia Tuhan – Cerpen Enggar Murdiasih

Keira: Kematian itu Rahasia Tuhan – Cerpen Enggar Murdiasih

KEIRA: KEMATIAN ITU RAHASIA TUHAN Cerpen Enggar Murdiasih “Kematian itu rahasia Tuhan, tak ada yang tahu kapan dan dimana seseorang itu akan menemui malaikat yang menjemput nyawanya. Jangan menunggu sampai nanti, saat semuanya sudah sangat terlambat. Kembalilah ke jalanNya, semoga Tuhan mengampuni dosa dosamu di masa lampau” Malam itu Keira punya firasat yang tidak enak. […]

Telepon Pagi-pagi – Cerpen Tsugaeda

TELEPON PAGI-PAGI Cerpen Tsugaeda Bangun sepagi ini bukan bagian dari rencana Lestari. Dia semalam sudah sengaja tidak mengatur jam wekernya. Ia ingin bangun siang. Ia sedang ijin tidak masuk kantor karena akan ikut tes kerja di perusahaan lain. Tentu dia tidak bilang terus terang pada bosnya alasan ketidakmasukannya ini. Ia mengaku kakeknya meninggal. Yah, memang […]

Sayu – Restoe Prawironegoro Ibrahim

Sayu – Restoe Prawironegoro Ibrahim

SAYU Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim Seorang saudagar kaya bernama Haji Sahak hendak pergi berdagang ke Palembang. Dari Pagar Alam ke Palembang itu, Haji Sahak membawa berpuluh-puluh kerbau dan beberapa macam barang dagangan lainnya. Istri dan anaknya yang perawan juga ikut bersamanya pergi ke Palembang. Di tengah-tengah perjalanan, rombongan Haji Sahak dicegat oleh segerombolan perampok yang […]

Keira: Pembalasan Itu Lebih Kejam, Tuan – Cerpen Enggar Murdiasih

Keira: Pembalasan Itu Lebih Kejam, Tuan – Cerpen Enggar Murdiasih

KEIRA: PEMBALASAN ITU LEBIH KEJAM, TUAN Cerpen Enggar Murdiasih Debar di dada Keira makin menjadi jadi. Bram, pria itu salah satu teman Timmy. Keira tidak ingat lagi berapa kali pria itu berhasil menjamah tubuhnya. Demi menjaga perasaan Felix, Keira bersikap manis dihadapan mereka. Ia menyimpan rasa muaknya dalam dalam. Sebulan telah berlalu. Luka di tubuh […]

Keira: Tuan Morgan, Sang Godfather – Cerpen Enggar Murdiasih

Keira: Tuan Morgan, Sang Godfather – Cerpen Enggar Murdiasih

KEIRA: TUAN MORGAN, SANG GODFATHER Cerpen Enggar Murdiasih Tubuhnya terasa remuk redam, kelelahan tergambar jelas di wajahnya yang kuyu. Sejak siang tadi ia harus menemani Tuan Morgan di rumahnya yang mewah. Seperti biasa, ia diperlakukan seperti boneka mainan. Dilempar ke sana, di telikung ke sini, diremas, digulung …….bagaikan sebongkah adonan roti yang bebas dibentuk sesuka […]

Keira, Aku Bukan Patung Porselen – Cerpen Enggar Murdiasih

Keira, Aku Bukan Patung Porselen – Cerpen Enggar Murdiasih

KEIRA, AKU BUKAN PATUNG PORSELEN Cerpen Enggar Murdiasih Jadilah, malam itu Keira harus menekan rasa muaknya saat harus menemani Tuan Morgan makan malam dan dilanjut ke ranjang. Tapi Keira keliru.  Pria paruh baya itu seorang yang hangat dan penuh perhatian. Ia memperlakukan Keira bagaikan patung porselen yang gampang retak.   Keira mondar mandir di beranda, sejak […]

Dilema Hati Antara Aku, Mirna dan Monikku – Cerpen Enggar Murdiasih

Dilema Hati Antara Aku, Mirna dan Monikku – Cerpen Enggar Murdiasih

DILEMA HATI: ANTARA AKU, MIRNA DAN MONIKKU Cerpen Enggar Murdiasih Pukulan terberat datang justru dari Mirna, isteriku sendiri. Dia makin jarang menemani Romi, ada saja alasannya. Sibuk di kantor lah, harus meeting  di luar kota lah, harus menyiapkan bahan presentasi lah….. dan seribusatu macam alasan lainnya. Monik menatapku tepat di bola mata. Ada telaga bening yang menawarkan […]

Gadis Berambut Panjang – Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim

Gadis Berambut Panjang – Cerpen Restoe Prawironegoro Ibrahim

  GADIS BERAMBUT PANJANG Cerpen  Restoe Prawironegoro Ibrahim    “Maukah Anda mengantar saya pulang,” pinta Anita penuh harap. Hatiku ragu untuk menjawabnya. Pertentangan-pertentangan membelenggu pikiranku. Antara ya dan tidak. Tapi akhirnya dengan tegas aku pun menyanggupinya. Aku terhenyak. Gadis berambut panjang telah berdiri tegak disampingku. Wajahnya begitu sendu tak bergairah. Matanya yang bening terlihat kosong. […]