Tag Archive | Angger Jati Wijaya

Puisi Angger Jati Wijaya: Kepada Generasi

Puisi Angger Jati Wijaya: Kepada Generasi

Puisi Angger Jati Wijaya KEPADA GENERASI Jangan pernah katakan kita lupa mengelola arah peradaban Jangan pernah ucapkan kita lalai merawat kebudayaan Jangan pernah menyebut kita terbuai pada gemerlap mimpi siang Jangan pernah sesali begitu lamanya kita tertipu bayang-bayang Kita terlanjur menyerahkan negeri ini pada petualang Yang hanya mengerti bagaimana kedaulatan diperjual belikan Bukan bagaimana menyiapkan […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Tuliskan Untukku Tentang Cinta

Puisi Angger Jati Wijaya: Tuliskan Untukku Tentang Cinta

Puisi Angger Jati Wijaya: TULISKAN UNTUKKU TENTANG CINTA Maka kemudian kepadamu aku tuliskan Bahwa cinta itu seperti pusaran gelombang Bergolak di balik laut tenang Hanya pelaut ulung dan kepekaan petualang Membaca isyarat gemintang Bakal tahu ke arah mana layar dibentangkan Menuju pelabuhan penghabisan 2010

Puisi Angger Jati Wijaya: Tikus-Tikus yang Mengepung Kota

Puisi Angger Jati Wijaya: Tikus-Tikus yang Mengepung Kota

Puisi Angger Jati Wijaya: TIKUS TIKUS YANG MENGEPUNG KOTA Tikus tikus yang mengepung kota Menantang matahari dari arah kesunyian desa Mengarak kekalahan berulangkali di wajahnya Menuju pertarungan baru tempat kemenangan tak ada Aku bersama mereka berhari hari Menghitung setiap kesempatan tersembunyi Ketika keyakinan selalu saja berujung kecemasan Nasib ternyata tak seluruhnya memberi pilihan Pada yang […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Memandang Indonesia

Puisi Angger Jati Wijaya: Memandang Indonesia

Puisi Angger Jati Wijaya: MEMANDANG INDONESIA Memandang negeri yang tak kita sapa begitu lama Seperti memandang wajah ibu yang sendiri dan kian tua Sedang kita, anak-anak yang lahir dari perih di rahimnya Telah semena-mena membiarkan seluruh penjuru negeri Tak lebih dari keranjang sampah industri Rimba pelarian dan alamat aman para pencuri Maka hentikan tipudaya tak […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Di Keruh Arus Kali Menulis Kerinduan

Puisi Angger Jati Wijaya: Di Keruh Arus Kali Menulis Kerinduan

DI KERUH ARUS KALI MENULIS KERINDUAN Puisi Angger Jati Wijaya Mengingat kembali kampung halaman yang hilang Juga alamat kerinduan pada sahabat lama Bersama jejak kaki yang tertinggal di tikungan Di mana kenangan itu dahulu dituliskan Tanah lapang tempat kita biasa bermain layang-layang Terkepung plaza-plaza dan papan iklan Sedang angin senja yang mengantar kupu-kupu melipat alang-alang […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Megatruh Indonesia

Puisi Angger Jati Wijaya: Megatruh Indonesia

MEGATRUH INDONESIA Puisi Angger Jati Wijaya Tak hanya hantaman bencana tak habis-habisnya Tak hanya kebodohan bersama tak sadar sadar juga Tak hanya pertikaian antar saudara tak lelah lelahnya Tak hanya kebebalan penguasa mendengar tangis derita warga Tak tuntas tuntas air mata Sedang anak-anak muda pewaris hari depan bangsa Tak mampu lagi kepalkan tinju ke angkasa […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Di Keruh Arus Kali Menulis Kerinduan

Puisi Angger Jati Wijaya: Di Keruh Arus Kali Menulis Kerinduan

DI KERUH ARUS KALI MENULIS KERINDUAN Puisi Angger Jati Wijaya  Mengingat kembali kampung halaman yang hilang Juga alamat kerinduan pada sahabat lama Bersama jejak kaki yang tertinggal di tikungan Di mana kenangan itu dahulu dituliskan Tanah lapang tempat kita biasa bermain layang-layang Terkepung plaza-plaza dan papan iklan Sedang angin senja yang mengantar kupu-kupu melipat alang-alang […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Tentang Malioboro

Puisi Angger Jati Wijaya: Tentang Malioboro

TENTANG MALIOBORO Puisi Angger Jati Wijaya  Telah berulang kali kutulis di sini Tentang pertempuran abadi Yang meruang sepenuh hari-hari Tanpa pemenang tanpa panji-panji Tapi siapakah yang masih saja merasa Kehilangan masa lalunya di sini Di sudut keremangan pohonan Jalan-jalan tak bertepi Yang kemarin masih menjadi tempat sesaji Kini tinggal pemandangan mesum Dan para penyair yang […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Nyanyian Para Martir

Puisi Angger Jati Wijaya: Nyanyian Para Martir

NYANYIAN PARA MARTIR Puisi Angger Jati Wijaya pernah kuungkap dendam itu pada bayang-bayang badan sendiri agar kelak tetap ada yang bersaksi hingga kapan pun pengadilan itu tiba tidak menjadi pesakitan abadi sunyi seorang diri telah lama kita saling mengerti setegar apa pun jejak kaki takkan sekuat para serdadu yang menggoreskan amarah di kontrak mati maka […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Catatan Setelah Mei 1998

Puisi Angger Jati Wijaya: Catatan Setelah Mei 1998

CATATAN SETELAH MEI 1998 Puisi Angger Jati Wijaya aku mengira semuanya telah berakhir di sini tangis yang tak lagi menemukan suara kekejaman yang dibungkus tegus sapa para penjarah yang terus dipuja dan suara kebenaran yang begitu sayup mengerak di hangus reruntuhan gedung-gedung kota barangkali tak lama lagi semua akan lupa ratusan anak muda terluka dan […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Mengenang Mei 1998

Puisi Angger Jati Wijaya: Mengenang Mei 1998

MENGENANG MEI 1998 Puisi Angger Jati Wijaya Kini ceritakan kembali tentang semangat itu Tak peduli mati tak peduli mati Menghadang kezaliman di jalan-jalan Mempertaruhkan jiwa sepenuh badan lalu untuk siapa kepal tangan dan catatan kekejaman lagu perlawanan dan rasa gagah kepahlawanan kita dengar kembali kini irama tangis yang sama kita rasakan kembali kini duka yang […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Megatruh Indonesia

Puisi Angger Jati Wijaya: Megatruh Indonesia

MEGATRUH INDONESIA  Puisi Angger Jati Wijaya Tak hanya hantaman bencana tak habis habisnya Tak hanya kebodohan bersama tak sadar sadar juga Tak hanya pertikaian antar saudara tak lelah lelahnya Tak hanya kebebalan penguasa mendengar tangis derita warga Tak tuntas tuntas air mata Sedang anak-anak muda pewaris hari depan bangsa Tak mampu lagi kepalkan tinju ke […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Mangga Besar

Puisi Angger Jati Wijaya: Mangga Besar

MANGGA BESAR  Puisi Angger Jati Wijaya Pernah satu kali Aku susuri jalan ini Menggenapkan sunyi yang menyiksa Sendiri di tengah begitu banyak manusia Melewati gang demi gang tanpa cahaya Memastikan alamat para kerabat Sambil menghindar tatapan mata curiga Orang-orang yang begitu rapat menyimpan kesumat Tapi tetap saja sunyi itu menyekapku Sebagai petualang tua yang tak […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Potret Negeri yang Begitu Cepat Menua

Puisi Angger Jati Wijaya: Potret Negeri yang Begitu Cepat Menua

POTRET NEGERI YANG BEGITU CEPAT MENUA  Puisi Angger Jati Wijaya Apa artinya hitungan usia andai tak juga meningalkan pertanda Plaza-plaza tumbuh berdampingan dengan rumah-rumah beratap rumbia Menggusur hutan, meratakan bukit, menimbun ladang terbuka Bagi sihir peradaban yang harus tampil dalam hitungan angka-angka Para pengembara dengan sekejap kehilangan jalan pulang Sebab dongeng tentang hantu-hantu purba di […]

Puisi Angger Jati Wijaya: Berita tentang Indonesia

Puisi Angger Jati Wijaya: Berita tentang Indonesia

BERITA TENTANG INDONESIA Puisi Angger Jati Wijaya Jika kekerasan dan amuk massa Telah menjadi cara menyatakan bahwa kita berbeda Jika air mata duka, darah dan saudara yang meregang nyawa Telah menjadi berita yang melintas biasa saja Jika ancaman dan kengerian yang tak habis-habisnya Telah menjadi cerita harian setiap keluarga Jika para pengelola Negara Telah gagal […]