Tag Archive | Arrie Boediman La Ede

Puisi Arrie Boediman La Ede: Tarian Anak-anak Jalanan di Vicious Circle

Puisi Arrie Boediman La Ede: Tarian Anak-anak Jalanan di Vicious Circle

TARIAN ANAK-ANAK JALANAN DI VICIOUS CIRCLE Puisi arrie boediman la ede vicious circle! vicious circle! cerita lelaki-lelaki kisah perempuan-perempuan berliku luka pahit manis kecut terpanggang di punggung vicious circle aku meringis aku menangis cerita terduka anak jalanan kisah terpahit anak jalanan ; derita tak bertepi anak-anak jalanan di vicious circle anak-anak jalanan menari di dancing […]

Puisi arrie boediman la ede: Telah Sampai Pada #77, Bing!

Puisi arrie boediman la ede: Telah Sampai Pada #77, Bing!

TELAH SAMPAI PADA #77, BING! Puisi arrie boediman la ede bing! aku telah sampai kugenapkan hitungan pada 77 mungkin engkau bertanya pada 77 tak penting kujelaskan istirahat sejenak pada 77 mungkin perlu aku telah sampai belum juga sempat kutanggalkan pembalut tubuhku satu-satu engkau sudah datang menagih janji sementara, janjimu tak pernah kau tepati ; “bing, […]

Puisi arrie boediman la ede: Lolong @3/4 On a Joerney

Puisi arrie boediman la ede: Lolong @3/4 On a Joerney

LOLONG #3/4 ON A JOURNEY Puisi arrie boediman la ede (prologue) “….pada sebuah perjalanan; tak pernah tahu kapan akan berakhir di satu titik. langkah, jarak tempuh. pun, tak pernah mampu terhitung. sesekali aku menoleh ke arah belakang; banyak jejak kelam yang tak sempat tercatat…..” di sisa hidup; rekaman berbagai pertarungan yang nyerempet-nyerempet bahaya menjadi sebuah […]

Group Komunikasi Sastra Gagas Lesehan Sastra Tiga Kota

Group Komunikasi Sastra Gagas Lesehan Sastra Tiga Kota

Salam Seni Sastra Salam Budaya  Dari hasil Pertemuan Komunitas “Komunikasi Sastra“, sebuah group yang ada di jejaring sosial Facebook, pada hari selasa tanggal 20 Desember 2011, disepakati aktualisasi kegiatan sastra dalam bentuk, sebagai berikut;  I. Kolaborasi Karya Tulis Puisi Terpilih II. Lomba Karya Tulis Cerita Pendek III. Kegiatan yang bertajuk; “LESEHAN SASTRA 3 KOTA”  A. […]

Puisi Arrie Boediman La Ede: Aku Puisi Yang Hina Dina

Puisi Arrie Boediman La Ede: Aku Puisi Yang Hina Dina

AKU PUISI YANG HINA DINA Puisi arrie boediman la ede aku puisi bukan sekadar barisan kata-kata kadarku tak senikmat sambungan kata-kata yang tak nyambung aku puisi tak pandai menghambur-hamburkan kata-kata karena menurutmu aku sangat terbatas dalam kata-kata apakah aku sedang berdiri ditempat yang mahasempit? ketika kau dengan teganya memposisikan diriku dalam titah sebagaimana yang ada […]

Puisi Arrie Boediman La Ede: Dancin’ In The Street

Puisi Arrie Boediman La Ede: Dancin’ In The Street

Dancin’ In The Street (kepada anak-anakku dijalanan) Puisi arrie boediman la ede satu, ribu, ratus ribu, juta, berjuta-juta anak jalanan mencari makna ngemis, ngamen, ngelacur, mabuk, memulung, nodong, njambret, berjuta-juta anak jalanan memburu makna satu pilihan banyak pilihan baik atau buruk, buruk atau baik, berjuta-juta anak jalanan menanti makna tak ada dalam catatan harian tak […]

Puisi arrie boediman la ede: Apologia Cermin Retak

Puisi arrie boediman la ede: Apologia Cermin Retak

APOLOGIA CERMIN RETAK  Puisi arrie boediman la ede i. pada sebuah cermin, telah seharian menatap keburaman itu sejauh bayang-bayang yang berbayang sedekat kaca-kaca yang mengaca disebuah jejak yang entah bening yang entah berkabut jiwa, bergetar pada tatapan guratan jari sesaat, kumencoba masuk kedalamnya sekadar berdialog dengan pemilik wajah itu walau hanya sekadar bertanya ; telah […]

Puisi Arrie Boediman la Ede: Dust…: Siri Numi Kupopoang

Puisi Arrie Boediman la Ede: Dust…: Siri Numi Kupopoang

DUST…: SIRI NUMI KUPOPOANG Puisi arrie boediman la ede mungkin, etalase sebuah rumah kaca tidak akan pernah menghablur jika tidak membuka menyingkap tirai keseksiannya yang kelam mengurai kata, membatu mungkin, bercak-bercak di bingkai kaca kusam itu tidak akan pernah mengkristal jika tidak hanya karena dari sebuah sebab keliaran, banal ing! lingkaran tak bertepi itu bersuara […]

Puisi Arrie Boediman La Ede: …(Kepada Kekasihku Sang Permaisuri Bathinku)

Puisi Arrie Boediman La Ede: …(Kepada Kekasihku Sang Permaisuri Bathinku)

Für…(Kepada Kekasihku Sang Permaisuri Bathinku) Puisi  Arrie Boediman La Ede  ;se il percorso è a pochi passi fino a qui ,…. voglio rompere l’impressione che l’infinito; voulez vouz ; desakan itu demikian kuatnya; karena dengan tiba-tiba saja aku ingin menulis lagi atau, menulis apa saja tentang perbincangan kita dipenghujung malam di teras sebuah rumah kaca; whoops! […]