Tag Archive | Bambang Isti Nugroho

(Masa Kini, 1981) Puisi Bambang Isti Nugroho: Sesaat Setelah Usainya Pertemuan

Puisi Bambang Isti Nugroho SESAAT SETELAH USAINYA PERTEMUAN Setelah pertemuan itu usai, tiada Saksi yang memberi arti, kecuali Tembok kokoh menjulang. Ruang arti apa? Kata perempuan yang mendengar enggan menjawab, bubar tiada pertemuan pernah tersimpul, semua hanya kebekuan yang didapat. Orang-orang saling membentuk pasangan. Mereka saling berebut kata. Kita dikibuli, seru lelaki berjubah Yang mendengar […]

Puisi Bambang Isti Nugroho: Lidah Naga

Puisi Bambang Isti Nugroho: Lidah Naga

LIDAH NAGA Puisi Bambang Isti Nugroho Wajahmu keluar bagai lidah naga, lapar mencari mangsa diluar sepididalam tak ada isi. Wahai kemiskinan, lihatlah parapencoleng sedang menguras tambang emas dari moyangmu,mengapa kamu hanya berjongkok menangis saja. Kepedihan sudah memenuhi udara, gelembungnya menjadi racun menahun. Masyarakat di sini sudah enggan melawan,karena kalah terus menerus dan moyangmu menyuruh mengalah. […]

Puisi Bambang Isti Nugroho: Angin Meniup Modal

Puisi Bambang Isti Nugroho: Angin Meniup Modal

ANGIN MENIUP MODAL Puisi Bambang Isti Nugroho Angin bertiup Di perkebunan kelapa sawit Angin berembus, Di tambang batubara Angin menerbangkan Jiwa-jiwa para pekerja Pekerja tambang dan petani Angin menerbangkan perkara Menjebleskan di kepalapenguasa Petani dan pekerja Nasibnya dipanggang zaman Sebut dan katakan ini zaman yang kau perjuangkan, Tulis dan siarkan nasib jutaan orang, Yang meranggas […]