Tag Archive | Bontot Sukandar

Puisi Bontot Sukandar: Yang Kubaca Hanya Puisi

Puisi Bontot Sukandar: Yang Kubaca Hanya Puisi

YANG KUBACA HANYA PUISI (saat tak kutemukan yang kau taruh dibathinku) Puisi Bontot Sukandar titikmu dunia baru tak tersentuh rasa dan logika anakanak hilang mengejar halimun dalam genggaman linglung dalam surganya gelisah binar mataku menusuk rimbanrimba mencoba menemukan rasamu tersamar kamu telah menjadi ibu jari bagi rasa resahku. menghambur peluk hangat dari sebuah jabat rasa […]

Puisi Bontot Sukandar: Kenanga Lima

Puisi Bontot Sukandar: Kenanga Lima

KENANGA LIMA  Puisi Bontot Sukandar Menghitung kenanga lima kelopak pada tubuhmu Tak satupun kelopak tertautkan pada mimpi malam itu Pergumulan diam dalam satu kotak membatu Seperti ukiran bandung bondowoso pada batu rindu roro jonggrang Kupetik sebilah kelopak kenanga pelengkap seribu rasa kesempurnaan Agar tak kutuk mengetuk pintu rasa adam pada hawa Agar tak mengetuk fajar […]

Puisi Bontot Sukandar: Diruang Aneka Pemanis

DIRUANG ANEKA PEMANIS   Puisi Bontot Sukandar Tibatiba aku merasa asing denganmu Dalam sebuah ruang aneka pemanis Berbincang tentang bara dalam puisi hati Dua gelas Kopi manis tlah habis satudua keratan penganan rasa keju menggantung pada tenggorokan yang kelu tubuh legam menerjang matahari berpeluh menggenggam jarak berkilometer dengan bunga agar pergi tak membawa pedih melingkar didada […]

Puisi Bontot Sukandar: Saat Kau Tikamkan Belati

Puisi Bontot Sukandar: Saat Kau Tikamkan Belati

SAAT KAU TIKAMKAN BELATI : yang menaruh hati dibathinku Puisi Bontot Sukandar ada resah ada nyeri menyayat saat kau tikamkan belati menyemburatkan darah mewarnai bumi mengecat langit membutakan diri dan pintu itupun tertutup sepi                        tegal,290911.

Puisi Bontot Sukandar: Gundah

Puisi Bontot Sukandar: Gundah

GUNDAH Puisi Bontot Sukandar mengakrabi malam memilah rembulan dan matahari bersebelah pada rotasinya bintangpun menyelusup dijadikan utama malam masih memeluk malamnya nyanyia jangkrik dan belalang mensuasanakan menjungkir balikkan hati meski dipelukan ah, ditinggal sayang malam redamkan gundah -jelang 220811-   Bontot Sukandar, menggeluti dunia kesenian sejak duduk dibangku SLTA. pernah dipercaya menjadi komite sastra di […]

Puisi Bontot Sukandar: Kaulah Malam

Puisi Bontot Sukandar: Kaulah Malam

KAULAH MALAM Puisi Bontot Sukandar kaulah malam menyimpan rembulan dan matahari dihati penuh yakin melintasi lingkar atmosfir sendiri denting harpa nyanyikan lagu rembulan dini menyodorkan keindahan meski kadang sepi tak hirau tetap pada lingkar lini matahari yang kadang kau genggam bagai bara tak terasa panasnya tak juga membakar lara baranya menjelmakan angin lembut kata-kata kaulah […]

Puisi Bontot Sukandar: Merebahkan Lelah

Puisi Bontot Sukandar: Merebahkan Lelah

MEREBAHKAN LELAH ; disepi purnama merebahkan lelah dari sebuah perjalanan menumpuk batubatu dari sebuah peradaban lelah batubatu mencair pada sebuah pertemuan menyisir sendi-sendi tubuh impian sodorkan segenggam senyuman biarkan Jonggrang jadi batu tak jadi tuba agar tak lagi memedih perihkan kasta kasta agar prambanan berselimut keindahan purnama merebahkan lelah dari sebuah perjalanan memutari batu batu […]