Tag Archive | Dhityo

Dhana (Bagian Dua) #12 Tamat – Cerbung Dhityo

Dhana (Bagian Dua) #12 Tamat – Cerbung Dhityo

DHANA (BAGIAN DUA) Oleh:  Dhityo ___ Di sudut lorong, antara pantry dan lift menuju atas. Dua lelaki itu sempat beradu mulut. Mereka saling berargumentasi sebagai pemilik hati satu-satunya, wanita saleha itu. Laki-laki yang lebih tua usianya mengklaim dirinya sah dimata Tuhan, dimata keluarga, dan dimata masyarakat. “Aku sah mendapatkannya. Lantas kau? Apa yang bisa membuktikan […]

Dhana (Bagian Dua) #11 – Cerbung Dhityo

Dhana (Bagian Dua) #11 – Cerbung Dhityo

DHANA (BAGIAN DUA) Oleh:  Dhityo ___ Lebih kurang mengangkasa satu setengah jam, terdengar pengumuman dari pilot. Ada badai petir dan hujan deras di Makasar, yang membuat pesawat tidak bisa transit mendarat. Terdengar gerutuan para penumpang yang hendak turun di bandara Hasanuddin. Pilot kemudian mengalihkan pendaratan di bandara Sepinggan di Balikpapan. Oleh karena tidak ada yang […]

Dhana (Bagian Dua) #10 – Cerbung Dhityo

Dhana (Bagian Dua) #10 – Cerbung Dhityo

DHANA (BAGIAN DUA) Oleh:  Dhityo ___ Pesawat terbang mengudara dari bandara Adisucipto menuju Surabaya. Transit sebentar  kemudian menembus udara Surabaya, Laut Jawa menuju ke Makasar. Di bandara Hasanudin kami transit selama 1 jam sebelum terbang ke Menado. Karena perbedaan waktu antara Jogja dan Menado, saat mendarat di bandara Sam Ratulangi suasana sudah gelap. Di sana […]

Dhana (Bagian Dua) #9 – Cerbung Dhityo

Dhana (Bagian Dua) #9 – Cerbung Dhityo

DHANA (BAGIAN DUA) Oleh:  Dhityo ___ “Kau senang sekarang? Bagaimana perasaanmu?” Aku mengenali suara itu. Aku sedang berjalan di sebuah taman. Orang menyebutnya Taman Lovela. Taman ini meninggalkan kenangan manis antara aku dan Dhana. Kami pernah ke sini dua kali, hanya mengobrol dan berbagi cerita sepulang dari nonton film di Studio 21. Aku masih berjalan […]

Dhana (Bagian Dua) #8 – Cerbung Dhityo

Dhana (Bagian Dua) #8 – Cerbung Dhityo

DHANA (BAGIAN DUA) Oleh:  Dhityo ___ Tepat jam 7 malam resepsi pernikahan digelar. Tetamu mulai berdatangan, riuh dan ramai gedung Kagama. Tidak ada upacara adat yang dilakukan untuk menghemat waktu dan tenaga, hanya ada beberapa saja yang dijalani. Aku masih tetap melakukan cuci kaki setelah mas Baskoro menginjak telur. Masih melakukan lempar-lemparan sirih dan di […]

Dhana (Bagian Dua) #7 – Cerbung Dhityo

Dhana (Bagian Dua) #7 – Cerbung Dhityo

DHANA (BAGIAN DUA) Oleh:  Dhityo ___ Ibu mendekat dan mengatakan aku sangat cantik pagi ini. Riasan bu Sulastri benar-benar membuat semua mata yang memandang berkomentar manglingi. Padahal aku tidak neko-neko berbusana selain karena aku berjilbab juga. Pemilihan busana yang kukenakan rupanya pas dengan kondisi tubuhku saat ini, juga bantuan riasan bu Sulastri menambah rupa wajahku. […]

Dhana (Bagian Dua) #6 – Cerbung Dhityo

Dhana (Bagian Dua) #6 – Cerbung Dhityo

DHANA (BAGIAN DUA) Oleh:  Dhityo ___ Lembayung senja di bandara Changi mengantarkan pesawat terbang kami menuju Jakarta. Aku tidak mau menengok ke belakang lagi, tidak ingin melihat ke bawah sana. Hatiku terus memberontak, tidak menginginkan meninggalkan Dhana di bawah sana. Ada takdir yang harus kujalani bulan depan. Ada seorang laki-laki yang lebih berani melamar kepada […]