Tag Archive | Edy Priyatna

Om Garong Jadi Sales – Cerita Edy Priyatna

Om Garong Jadi Sales – Cerita Edy Priyatna

[FF] OM GARONG JADI SALES Cermin Edy Priyatna Om Garong berkemeja putih menenteng tas besar menghampiri kedai keripik di Pasar Rangkat. Di sana terlihat ada mbak Sekar sang pemilik kedai dan Aa Kades yang sedang ngobrol. Setibanya di pintu kedai dia menyapanya dengan ramah. Aa Kades sedikit heran melihat penampilan Om Garong yang tidak seperti […]

Puisi Edy Priyatna: Tak Dapat Kembali

Puisi Edy Priyatna: Tak Dapat Kembali

TAK DAPAT KEMBALI Puisi Edy Priyatna Hari ini aku baru sadar telah terjerumus terlalu jauh kedasar hatimu menelusuri sawah hijau menyebrangi sungai bening melintasi hutan belantara gunung-gunung menjulang awan putih langit biru berdebar jantung bungamu amat harum bergerak masuk kesemua urat nadiku meleleh keseluruh napasku tak pernah ku pikirkan luka Hari ini aku telah terjerumus […]

Puisi Edy Priyatna: Terima Kasih Pahlawanku

Puisi Edy Priyatna: Terima Kasih Pahlawanku

TERIMA KASIH PAHLAWANKU Puisi  Edy Priyatna Terima kasih pahlawanku pada hari ini kami bersukacita bersyukur dan berdoa sebab negeriku telah merdeka kemerdekaan yang sangat mahal harganya semuanya itu tak dapat diulang kembali Terima kasih pahlawanku kami teringat kembali cerita sejarah ketika kekejaman perang merobek damai kau angkat senjata tanpa perintah membubarkan penindasan dan penjajahan demi […]

Puisi Edy Priyatna: Rindu 4

Puisi Edy Priyatna: Rindu 4

RINDU 4 Puisi Edy Priyatna Tadi malam aku melewati rumahmu jalan raya menjadi batas perintang lamunanku terasa panjang tentang tawaku dulu di halaman depan rumah menjadi selembar goresan terdapat bayangan angan yang bias dalam kaca ada rasa kecewa yang lepas dalam nafas semua pembicaraan kita tercatat jelas di halaman muka buku rinduku (Pondok Petir, 08 […]

Om Garong Ingin yang Lebih Besar – Cerita Edy Priyatna

Om Garong Ingin yang Lebih Besar – Cerita Edy Priyatna

OM GARONG INGIN YANG LEBIH BESAR Cermin Edy Priyatna Ketika ditugaskan belanja untuk acara malam tahun baruan di Desa Rangkat, Om Garong berangkat sendiri ke pasar dengan santai. Namun pas membeli ayam potong sudah kehabisan, terpaksa dia pergi ke super market besar yang lumayan jauh dari desa. Setelah disana ia langsung ke counter ayam. “Maaf, […]

Puisi Edy Priyatna: Nasib

Puisi Edy Priyatna: Nasib

NASIB Puisi  Edy Priyatna Pada saat pagi aku berangkat melangkah mengikuti arah jejak angan kembali menelusuri jalan berliku berdebu jantungpun berdetak mengejar waktu berputar ketika senja pada bayang sirna hari masih tetap terus mengalir aku tak pernah berhenti pada batas karena dewi fortuna di antara ada dan tiada (Pondok Petir, 08 Nopember 2011)

Siti Menunggu Nasib – Cerpen Edy Priyatna

Siti Menunggu Nasib – Cerpen Edy Priyatna

SITI MENUNGGU NASIB Cerpen Edy Priyatna Siang itu terasa sangat panas sekali. Matahari bulat melolong menyoroti tanah berpasir yang gersang. Sesekali terlihat angin bertiup menyebabkan debu berterbangan. Ranting patahpun berserakan melintasi halaman rumah. Dikejauhan terlihat adanya fatamorgana, seperti air yang mendidih diatas tanah. Siti memandang tajam dari ruang kamarnya melalui jendela disudut sisi dinding. Ia […]