Tag Archive | Fitri Y. Yeye

Saat Subuh Menyapa (2) – Cerpen Kolaborasi Asih Suwarsy, Odi Shalahuddin & Fitri Y. Yeye

Saat Subuh Menyapa (2) – Cerpen Kolaborasi Asih Suwarsy, Odi Shalahuddin & Fitri Y. Yeye

Cerpen:  Asih Suwarsy, Odi Salahuddin, Fitri Y.Yeye (Bagian Dua) Sepulang kerja, ketika Bo telah mandi dan mengenakan pakaian kebesarannya: kaos oblong dan sarung. Ia duduk di teras sambil menghisap rokoknya. Mi keluar dengan senyum termanis, membawa kopi pahit dan pisang goreng kesukaan suaminya. Melihat Mi,Bo langsung melemparkan puntung rokok yang telah terhisap lebih dari separo. […]

Satu Cinta Dua Agama (21 &  22 – Tamat) – Cerbung Fitri Y. Yeye & Katedra M. Rajawen

Satu Cinta Dua Agama (21 & 22 – Tamat) – Cerbung Fitri Y. Yeye & Katedra M. Rajawen

Oleh:  Fitri Y. Yeye dan Katedra M. Rajawen (21) “Ok..jika itu telah putusan final darimu. Sia- sia aku datang ke sini! Tetapi aku juga harus sadar mulai saat ini!” Hampir tak terdengar suara Rizal saat mengatakan itu seakan mengingatkan dirinya. “Selamat Ramli, jaga Tri baik-baik dan jangan kecewa. Agar kau tahu saja, aku sangat mencintainya. […]

Kamar 1520 – Cerpen Kolaborasi Asih Suwarsy, Fitri Y. Yeye dan Odi Shalahuddin

Kamar 1520 – Cerpen Kolaborasi Asih Suwarsy, Fitri Y. Yeye dan Odi Shalahuddin

Cerpen:  Asih Suwarsy, Fitri Y. Yeye dan Odi Shalahuddin Namaku adalah Kenangan. Sesuai nomor urut kejadianku, maka di belakang namaku ada angka lima belas dua puluh yang mengikuti. Angka lima belas itu adalah umur si pemilik kenangan saat aku terlahir sedangkan angka dua puluh adalah nomor kamarku. Olehnya aku kemudian ditempatkan dalam ruang yang sangat […]

Satu Cinta Dua Agama (19 & 20)

Satu Cinta Dua Agama (19 & 20)

Oleh:  Fitri Y. Yeye dan Katedra M. Rajawen Fera menanggapi dengan tawa riang dan berujar, ”Koko Li, kalau soal itu jangan khawatir. Keluargaku tidak akan mempermasalahkan hal itu. Kakakku saja menikah dengan orang Kristen dan tidak bermasalah selama ini hidup mereka. Nyatanya mereka bahagia dan saling menghargai!” “Oh, begitu? Jadi tidak masalah dan aku tidak […]

Satu Cinta Dua Agama (17 dan 18)

Satu Cinta Dua Agama (17 dan 18)

Oleh  :  Katedra M. Rajawen & Fitri Y. Yeye (17) Ramli ya?!” Sekali lagi Li mengulang pertanyaannya tentang sosok yang ditanyakan Tri. Entahlah, mengapa Li masih menyimpan rasa cemburu di hatinya. Namun cepat-cepat ditepisnya, karena sadar, bukankah Tri tidak menjadi kekasihnya lagi? Bahkan ia telah menganggap Tri sebagai adiknya. “Bagaimana, Ko?” Pertanyaan ulang Tri mengagetkan […]

Satu Cinta Dua Agama (15 & 16) – Cerbung Fitri Y. Yeye & Katedra M. Rajawen

Satu Cinta Dua Agama (15 & 16) – Cerbung Fitri Y. Yeye & Katedra M. Rajawen

Oleh  :  Fitri Y. Yeye & Katedra M. Rajawen (15) Rasanya waktu terlalu cepat bagi Tri dan Li untuk berpisah saat ini. Karena menerima kabar yang kurang baik mengenai keadaan Mama Tri di kampung, perasaan tak ingin berpisah itu bisa diredam. Tentunya keadaan ini adalah waktu yang baik untuk mencairkan hubungan percintaan Tri dan Li […]

Satu Cinta Dua Agama (13 & 14)

Satu Cinta Dua Agama (13 & 14)

Oleh  :  Fitri Y. Yeye & Katedra M. Rajawen (13) “Tri, Tri, mengapa cinta kita yang begitu tulus dan suci ini tak dapat dipersatukan juga. Perpisahan ini memang layak kita sesali, namun mengapa harus ada pertemuan dikala itu dan membuat kita saling jatuh cinta?!” Li masih menyisakan sedikit penyesalan direlung hati. “Ya . . . […]