Tag Archive | Frans Elka Saputra

Puisi Frans Elka Saputra: Sebuah Ucapan

Puisi Frans Elka Saputra: Sebuah Ucapan

SEBUAH UCAPAN Puisi Frans Elka Saputra   Terima kasihku tertuju untukmu sayangku Kau bangunanku dari pertanyaan-pertanyaan lalu Ketika hampaku merindu biru Kau susun warna-warni dikalbu Aku ingin duduk disini bersamamu sayangku Disini . . . . Dibawah naungan bulan merah jambu Merajut benang asa Menyulam rona Ketika dingin dan malam meremuk raga Bintangpun kau tata […]

Puisi Frans Elka Saputra: Penyanyi Kecil

Puisi Frans Elka Saputra: Penyanyi Kecil

PENYANYI KECIL Puisi Frans Elka Saputra Usia tidak membuatku gentar Hujan badai tidak membuatku buyar Panas terik pun sudah menjadi sayur yang hambar Jalanan ini sudah serasa kamar Satu persatu berhenti dimerah Ku dekati Dan aku bernyanyi Melantunkan nada trlala trilili Ditemani jemariku yang menari lemah gemulai diatas senar gitar kecil ini Tak ku sangkal […]

Puisi Frans Elka Saputra: Puisiku

Puisi Frans Elka Saputra: Puisiku

PUISIKU Puisi Frans Elka Saputra Semangat juang ini tidak akan mati Akan terus tegak berdiri Melalui berbagai aksi Demikian juga puisi Kata-kataku tak akan mati Hingga akan berdansa denganmu nanti Wahai engkau yang telah mati Sampai akhir kematian tirani Demi tegaknya NKRI  

Puisi Frans Elka Saputra: Untitled

Puisi Frans Elka Saputra: Untitled

UNTITLED   Puisi Frans Elka Saputra Hai kalian para oknum prajurit negeri adidaya Kalian yang nampak pada figura Masih pantaskah kalian kusebut manusia? Kelakuanmu sungguh hina Mereka yang sudah tak bernyawa kau kencingi juga Aku hargai tugas kalian setia pada negara Tapi jangan pernah ingkari kodrat kalian sebagai manusia

Puisi Frans Elka Saputra: Rindu Perdamaian

Puisi Frans Elka Saputra: Rindu Perdamaian

RINDU PERDAMAIAN    Puisi Frans Elka Saputra Kini aku tersadar akan lamunku Janji-janji itu adalah kosong Hampa Kedamaian Persatuan Kesatuan Yah, terlalu tinggi aku tuk memimpikannya Apakah kau dengar rintihan pertiwi ini? Sayup-sayup melantunkan nada perih Perih Perih selaksa tersayat dengan tajamnya pisau kekuasaan Kisruh Rusuh Itulah judul elegi yang tiap hari kian mewangi Hanya […]

Puisi Frans Elka Saputra – Ironi Sebuah Jembatan

Puisi Frans Elka Saputra – Ironi Sebuah Jembatan

IRONI SEBUAH JEMBATAN Puisi Frans Elka Saputra   Disini aku berdiri Sebagai saksi atas terjadinya sebuah ironi Ketika para pemegang amanat hiruk pikuk dengan renovasi Dibawah sana anak-anak sedang berjudi Antara hidup atau mati Menyusuri jembatan pincang Dengan penuh keanggunan Hingga akhirnya mesra menyambut masa depan Tangan kecil nan lemah Menjelma kuat Laksana letusan merapi […]

Puisi Frans Elka Saputra: Jangan Kau Main handuk (Lagi)

Puisi Frans Elka Saputra: Jangan Kau Main handuk (Lagi)

JANGAN KAU MAIN HANDUK (LAGI) Puisi Frans Elka Saputra Hai kau para penghuni gedung demokrasi Yang katanya penampung aspirasi Kami sangat iri padamu Disana kau duduk dengan kursi-kursi mewah Sedang kami disini duduk diatas tanah Kakusmu pun tak luput dari milyaran rupiah Satu sisi kau berteriak lantang tentang produk dalam negeri Namun disisi lain kau […]

Puisi Frans Elka Saputra: Bukan Anarki

Puisi Frans Elka Saputra: Bukan Anarki

  BUKAN ANARKI  Puisi Frans Elka Saputra Wahai engkau pemuda pemudi anak negeri Aku disini untuk mengapresiasi Mendukung aksi Tapi bukan anarki aku tahu tujuanmu demi pertiwi namun jangan kau nodai nilai-nilai demokrasi semoga kelak tidak ada lagi anarki didalam demonstrasi karena akan merugikan diri sendiri dan bangsa ini _____________________

Puisi Frans Elka Saputra: Tragedi Di Atas Tradisi

Puisi Frans Elka Saputra: Tragedi Di Atas Tradisi

TRAGEDI DI ATAS TRADISI Puisi Frans Elka Saputra   Entah apa yang terjadi di negeri ini Semuanya telah buta Penjajah Penguasa Ah, itu sama saja Wahai engkau tuan yang memegang senjata Sadarkah dengan apa yang kau perbuat? Atas nama kondusivitas, Kau bertindak meninggalkan manusiawimu Tak peduli mereka saudaramu Kau buru mereka seperti anjing yang kelaparan […]

Frans Elka Saputra: Sajak untuk TKW

Frans Elka Saputra: Sajak untuk TKW

SAJAK UNTUK TKW Puisi Frans Elka Saputra Tangan-tangan halus itu kini menjelma kasar . . . tiada lagi keindahan hanya ada peraduan yang temaram Senyum mereka pun terhapus oleh sendu yang kelabu demi menyambung sisa-sisa kehidupan mereka merujuk ke perantauan dipenuhi oleh hingar bingar yang semu palsu . . . . berangkat dengan doa dan […]