Tag Archive | Heri Latief

Puisi Heri Latief: Kebudayaan Jadi-jadian

Puisi Heri Latief: Kebudayaan Jadi-jadian

KEBUDAYAAN JADI-JADIAN Puisi Heri Latief ini kisah negeri kapitalis pinggiran musiknya dangdut, dombret dan joged siapatau kau punya ilmu ngepret mimpi basah mitos juara copet kehancuran akibat salah urus korupsi berjamaan nekat terus reformasi cuma pameran kebohongan bunga hutang politik pembangunan kau tau apa yang terjadi kawan realitas ganas jelas transparan mengaca batin pada kenyataan […]

Puisi Heri Latief: Diskriminasi

Puisi Heri Latief: Diskriminasi

DISKRIMINASI Puisi Heri Latief puisi dibakar dendam sejarah kontradiksi pun makin parah membabat semua kraguan puisi lahir akibat diskriminasi simpan segala busuk teori ribut ini adalah tandanya manipulasi dosa disengaja puisi menggugat memorimu muram langit otak kelabu buasnya senyum intrik politik seperti sinyal biang konflik puisi ditulis buat siapa? jika badai itu menggila lalu kita […]

Puisi Heri Latief: Anak

Puisi Heri Latief: Anak

ANAK Puisi Heri Latief Anak-anak di pinggi jalan bermain tebak-tebakan apa besok masih bisa makan? Di jalanan debu berkejaran mimpi rindu terbakar ide arah sinyal dari perlawanan dilapisi duri dendam sejarah taktik diam yang berlawan siapa tuan punya kuasa? syair terluka tragedi kita berlumpur rakyat kemiskinan kekuasaan tak punya perasaan anak muda harapan bangsa berjuang […]

Puisi Heri Latief: Merdeka Atau Miskin

Puisi Heri Latief: Merdeka Atau Miskin

MERDEKA ATAU MISKIN Puisi Heri Latief Rakyat resah langit merah muram senja di Jakarta tanda angin politik mana? sumber bencana dari istana lumpur membusuk janji palsu sulit hidup antrian sembako berita koran soal kelaparan sinis senyum politik tipsani nipu terus bangsa sendiri bangkit rakyat indonesia belajar sejarah kebangsaan maju ide yang berlawan Amsterdam, 3 April […]

Puisi Heri Latief: Lukisan Sejarah Kita

Puisi Heri Latief: Lukisan Sejarah Kita

LUKISAN SEJARAH KITA Puisi Heri Latief langit merah merayu badai musim pancaroba katanya nyanyian daun bergesekan senyum tragis musim semi jejak puisi di taman sarphati sebaris syair sayap merpati melukis tragedi kemanusiaan dalam kanvas kehidupan sejarah merindui fakta demi dunia tanpa warna tipuan politik intrik rayuan keadilan tanpa kenyataan Amsterdam, 9 April 2008 *** Diambil […]