Tag Archive | HG Sudarmin

(Mimbar Indonesia, 1958) Puisi HG Sudarmin: Sebuah Janji & Pamit

Puisi HG Sudarmin: SEBUAH JANJI tersenyum bunda di wajahmu terpijak bumi hati meraba langit *** PAMIT pada tahu segala mesti berhenti kubasuh mimpi bagi janji lain kali andaipun datang rindu di kuburan kenang daku dalam impian bagi doa arwah kapiran sampai akhirnya datang cahaya keramat bernyanyilah dan tanganmu lipat bakal kubuka di lain tempat Sumber: […]

(Mimbar Indonesia, 1958) Puisi HG Sudarmin: Genangan

Puisi HG Sudarmin: GENANGAN Terbit, terbitlah bulan pelan-pelan pantul cahyamu di air tergenang pantul serimu diharidatangku sayang Biarlah sudah daku berkaca melihat tawamu awanlalu anginlalu lagu hidup berkepanjangan Sedang hijau-hijau bergerakan juga remang-remang mengambang sari sari senyummu putih putih buadada bundaku melimpah Tiba aku terjaga terdiri mati nyelang wajahmu hilang dan semua mati Dan bimbang […]

(Mimbar Indonesia, 1958) Puisi HG Sudarmin: Kekasih Abadi

Puisi HG Sudarmin: KEKASIH ABADI ludahi muka ini kalau kau mau muka bopeng dipucati umur kering tapi jangan renggutkan aku daripadamu sebab di tengah sepi tak bertepi aku sabut di lautan telanjangi sekalipun sosok ini sosok hitam digosongkan keremajaan tersia tapi jangan ingkari cintaku sebab satusatunya cintaku tinggal kucintai cintaku sendiri bahagialah dengan cintamu dan […]

(Mimbar Indonesia, 1958) Puisi HG Sudarmin: Elegi Anak Hilang

Puisi HG Sudarmin ELEGI ANAK HILANG (Ya bundaku, titiek sri murti mupangati) Untukmu, perempuan kulembutkan dunia ini agar tanganmu tak terluka dan bisa membelai dengan cinta __________ Demi kasihmu tanpa pamrih akui aku anakmu, perempuan darmin si anak hilang lalu ijinkan kudosolkan, mulutku kecil ke dadamu karena benar engkau ibuku Mengembang janji penuh mimpi siang […]

(Kisah, 1955) Puisi HG Sudarmin: Kami

Puisi HG Sudarmin KAMI Kami yang telah hidup begini saja Tiada apa mintanya Kami garuki tanah memadas Kami garui lumpur mengeras Tiada apa hasinya Kami ‘lah rela begini saja, tuan bersenang dengan kekecilan Berkecipik di seteguk hidup-nian Kadarlah sehari, kadarlah sehari Tiada apa miliknya Semurah umpan si biri-biri, jikapun mesti kami meminta Kadar aturlah hidup […]

(Kisah, 1955) Puisi HG Sudarmin: Lagu Pagi Hari

Puisi HG Sudarmin: LAGU PAGI HARI Album bagi Muhdi Adikku Sayang Jika mulai jengger bertengger berloncatan di dahan basah berumun-berebut gabah tanda awal harinya datang Jika mulai tilang nyanyi gemilang berloncatan di tanah basah berlagu di mawar merah merekah kicau sambutan hari datang menjelang E, si bocah juga ketawa bergulingan di tikar basah bermain biji […]

(Kisah, 1955) Puisi HG Sudarmin: Si Gadis Kembang

Puisi HG Sudarmin: SI GADIS KEMBANG (Nyanyian bagi Tuti berkacamata) Waktu kabut menyejuk selimut melumbuk tengger si jengger menghentak terhenyak lincah-lincah si gadis larinya menjajah lincah-lincah si gadis rambutnya terjalin dua Kembangnya di ranjang teranyam ranjangnya di pinggang mengganggang Pagi sunyi dibangunkannya hati sepi diriuhkannya Lari-lari gaunnya warna pelangi lari-lari kulitnya warna bulan – bunga-bunga, […]