Tag Archive | Iga Mawarni

Puisi Iga Mawarni: Batin

Puisi Iga Mawarni: Batin

BATIN Puisi Iga Mawarni tak lagi pandai bersenyum hanya tatapan teduh bersisa hampa termaklum sempat bersapa meski hanya sepatah dua terlihat gambaran luka menahun lamanya rupanya benar… raga tak bisa menahan dera batin yang gusar ketika sakit batin mengakar menjalar tak satu tabibpun menemu obat penawar sepanjang masalah tak kunjung usai berlaripun tak tahu kapan […]

Puisi Iga Mawarni: Manis

Puisi Iga Mawarni: Manis

MANIS Puisi Iga Mawarni Puan…sesapan ini begitu sulit berakhir Sebab nikmatnya melegakan pahit getir Lihatlah tak ada sedikitpun tetesnya kusisa Nyatanya masih saja ingin kurasai manisnya Puan…bolehkah secangkir lagi untukku ? Bukan…bukan untuk kuteguk lagi Hanya ingin menghirup aromanya sekali ini Sekedar ingin menyentuh hangatnya sesaat lagi Aku takut tak bisa menikmati manisnya dilain kali […]

Puisi Iga Mawarni: Ngakak

Puisi Iga Mawarni: Ngakak

NGAKAK Puisi Iga Mawarni ha ha ha ha…begitu lantang bahak itu gemanya setengah geli setengah keki mendengarnya bahkan begitu mengiang diliang cuping telinga bahagia betul sepertinya tak perlu jaga wibawa menggelaknya iri juga mendengar tawa yang lepas seadanya sungguh penasaran apa yg ditertawainya ah…tapi manalah mungkin mengintip begitu saja celakanya… mengapa tak henti juga tawa […]

Puisi Iga Mawarni: Pemuda

Puisi Iga Mawarni: Pemuda

PEMUDA Puisi Iga Mawarni merdeka atau mati ! pekik semangat yang mengurat nadi. berani. panggilan pertiwi membela negeri adalah jihad sejati. sepucuk pistol, selaras senapan bahkan seujung bambu bukanlah senjata ampuh menembus jantung musuh. semangat merdeka , membebas perbudakan, menggulir harapan, menyatupadu perbedaan adalah bom yang nyata digdaya. dan…negara ditangan pemuda. bacalah sejarah. pemuda-pemuda usia […]

Puisi Iga Mawarni: Jajahan

Puisi Iga Mawarni: Jajahan

JAJAHAN Puisi Iga Mawarni Terlalu lama kompeni menjajah para moyang… Begitu lamanya hingga darah anak jajahan begitu lekat berkesumat dibelikat Meninggalkan virus adu domba dan menang-menangan antar teman Mewariskan mental-mental pengecut, generasi bernyali ciut biang ribut Pembodohan yang diagungkan kala itu sungguh mendarah mendaging Hingga otak kebajikan tak lagi guna memikir melawan merunding Justru pongah […]

Puisi Iga Mawarni: Haru

Puisi Iga Mawarni: Haru

HARU Puisi Iga Mawarni Selamat pagi… Senyum itu sungguh merekah sekali Dengan sedikit terlihat barisan gigi yang rapi Rasanya seketika menjanjikan bahagia sepanjang hari ini Mata bening itu mencandaiku dengan kedipan lucu Begitu terasa desir darah mengaliri nadiku…haru Kusambut sapa manis itu dengan wajah meronaku Selamat pagi sayangku… Sungguh sempurna kumemilikimu Cepatnya kau bertumbuh hampir […]

Puisi Iga Mawarni: Terlanjur

Puisi Iga Mawarni: Terlanjur

TERLANJUR Puisi Iga Mawarni Seketika purnama berubah warna…merah ! Dan…lamat-lamat lolongan anjing malam sungguh pilu mencekam Tercekat nafas ditenggorokan menyesakkan Setelah berkali senggukkan itu meneteskan lara yang dalam Melantun gundah gelisah dalam sunyi beribu malam Menumpah getir yang mengendap menghalangi langkah Tak bisa tersuarakan isak sedih terpendam Biarlah guratan berpuluh halaman menampung perihnya Nanar rona […]

Puisi Iga Mawarni: Hujan

Puisi Iga Mawarni: Hujan

HUJAN Puisi Iga Mawarni Dingin menggamit tulang Hawanya… melelapkan ketegangan Sembari menikmat rintiknya Kutajamkan ingatan masa silam Saat tak malu berlumpur bermandi hujan Melepas tawa mencandai kawan sepermainan Bahagia dalam kepolosan tak berbeban Mengakrabi alam mensyukuri segala ciptaan Kini… hujan tak lagi kukenali Sebab curahnya kadang tak terkendali Membanjiri setiap celah yang terlewati Mengejek drainase […]

Puisi Iga Mawarni: Dilema

Puisi Iga Mawarni: Dilema

  DILEMA  Puisi Iga Mawarni Betapa tak mudah menentu pilihan Beringsut lagi keberanian bila tak segera terputuskan Berkali gundah namun tak beranjak menyudah Rasanya tak sesiapapun ingin meragu Namun setiap pilihan tak berumus baku Selalu hati dan pikir beradu kala bertemu Sementara waktu enggan menunggu Jikapun berdiri dibukit seakan lapang memandang Sejatinya mata tak mampu […]

Puisi Iga Mawarni: Sekat

Puisi Iga Mawarni: Sekat

SEKAT  Puisi Iga Mawarni Siang dan malam memang tak bersanding Meski tertakdir untuk saling mendamping Bersisihan dalam beda berselang-seling Namun tak bersapa bahkan saling berpaling Mereka… Menggurat waktu bersama seiring Siang menerang menghangatkan Malam menggelap menenangkan Berdua berbagi peran tanpa paksaan Kembara… Berjalan dalam rentang mengambang Menggantung waktu yang tak ditentukan Sepanjang mendung tak mengaburkan […]

Puisi Iga Mawarni: Identitas

Puisi Iga Mawarni: Identitas

IDENTITAS Puisi Iga Mawarni negaraku terlalu luas untuk mendengar teriakan penghuninya. bahkan anginpun makin membiaskan lantangnya. para pemimpinku terlalu cerdas mengolah citra. hingga tak mampu menelaah amanah yang sederhana. mungkin juga telah lupa pada siapa yang diabdinya. kita pun terlalu sibuk mengurus ‘dunia’. hingga kurang peka membaca wajah tetangga. begitu santunnya sampai tak mau tahu […]