Tag Archive | Itox VC

Puisi Itox VC: Nusantara

Puisi Itox VC: Nusantara

NUSANTARA Puisi Itox VC Ialah gugusan pulau dengan masing-masing keistimewaan Ialah ragam etnik dan kebudayaan Ialah macam-macam agama dan kepercayaan Nyatalah, kita tiada bisa diseragamkan.

Puisi Itox VC: Suatu masa

Puisi Itox VC: Suatu masa

SUATU MASA Puisi Itox VC Maka, buat kesekian kalinya aku menghela napas Panjang, memanjang melintas nusantara Yang menjelma menjadi lembaran-lembaran Slide-slide dan potongan keprihatinan Angin menjerit, terjepit kebutuhan-kebutuhan Seketika bulan merubah wajah menyaru matahari Orang-orang terkesima, “ini waktunya bekerja.” Dan nampaklah wajah yang lelah sebab bekerja tanpa jeda Tanpa perubahan pada hidup dan kehidupan Merekalah […]

Puisi Itox VC: Aku rindu pada seorang sahabat

Puisi Itox VC: Aku rindu pada seorang sahabat

AKU RINDU PADA SEORANG SAHABAT Puisi Itox VC  Dan bimbang menggumpal, menyalahkan diri sendiri Kenapa aku tak juga hirau pada duniaku sendiri Dunia yang berisi takdir atas hidup dan kehidupanmu Tak henti ia berkata, “takdirmu berada disini.” Ya, barangkali takdir ini yang membawaku pada kau Pada kesederhanaan dan nasib yang mesti ditanggung Pada kemuakan atas […]

Puisi Itox VC: Jika Aku Mencintaimu

Puisi Itox VC: Jika Aku Mencintaimu

JIKA AKU MENCINTAIMU  Puisi Itox VC jika aku mencintaimu maka aku akan menulis sajak seperti ini: “cinta tak lagi sekadar kata-kata sebab kau ada, mbak. sampai kau dan aku bisa membujuk matahari untuk bersekutu dengan rinai gerimis membentuk warna-warni pelangi matahari dalam hatiku, gerimis pada hidupmu aku mencintaimu, mbak setelah aku kalahkan egoku yang pemalu […]

Puisi Itox VC: Bumi Bumiku

Puisi Itox VC: Bumi Bumiku

BUMI BUMIKU  Puisi Itox VC -Kleyang- di sinilah aku menghadap pada setiap dukalara bumiku yang seperti ibu tanah ini air ini yang mengajariku mengeja huruf demi huruf alam pada sungai tanpa batu, dinding rumah tak berpintu dan pada gemunung yang tak biru bumiku yang seperti ibu, yang tenang setenang malam yang berjangkrik dan lantunan tadarus […]

Puisi Itox VC: Wonosobo

Puisi Itox VC: Wonosobo

WONOSOBO  Puisi Itox VC aku takut rindu, pada hamparan padi yang bersahabat dengan matahari, kabut dan hujan yang setiap butirnya adalah kerja keras dan harapan-harapan sederhana pada pematang dan ladangladang yang begitu asih menggantungkan nasibnya pada Serayu yang berkelok seperti ular Musa yang ajaib hawa dingin yang ramah selalu menyapa dan memberi kehangatan kepada para […]

Puisi Itox VC: Aku Rindu Pada Seorang Sahabat

Puisi Itox VC: Aku Rindu Pada Seorang Sahabat

AKU RINDU PADA SEORANG SAHABAT  Puisi Itox VC   Dan bimbang menggumpal, menyalahkan diri sendiri Kenapa aku tak juga hirau pada duniaku sendiri Dunia yang berisi takdir atas hidup dan kehidupanmu Tak henti ia berkata, “takdirmu berada disini.” Ya, barangkali takdir ini yang membawaku pada kau Pada kesederhanaan dan nasib yang mesti ditanggung Pada kemuakan […]

Bangsa Yang Malas – Cerpen Itox VC

Bangsa Yang Malas – Cerpen Itox VC

BANGSA YANG MALAS Cerpen Itox VC “kalau fisik kita dijajah, jangan sampai jiwa kita ikut terjajah. Begitu yang dikatakan oleh orang-orang Nusantara. Makanya anjuran penguasa kolonial untuk bekerja keras dijawab dengan pemalasan sebagai bentuk perlawanan.” Aku membalikkan badan, sosok orang tua itu masih ada disana, ia pun berbalik arah menuju ke arahku. Aku diam sembari […]

Puisi Itox VC: Bima

Puisi Itox VC: Bima

BIMA Puisi Itox VC hmm… kakang Yudhistira! akankah kakang membiarkan rakyat Ekacakra tewas di tangan raksasa Bakasura? aku satria titisan dewa angin Pancanaka, Alugara, Bargawasta dan Bayubraja kepunyaanku tak bisa diam berebut ingin dikenakan kakang lupa Hidimbawana? restu bunda buatku kepada Brahmana dengan sekereta buah akan aku hancurkan Bakasura kakang Yudhistira! aku akan pulang membawa […]

Puisi Itox VC: Indonesia

Puisi Itox VC: Indonesia

INDONESIA -tanah tumpah darah- Puisi Itox VC darah tumpah di atas tanah airIndonesia air mataIndonesiauntuk darah yang tertumpah-tumpah tanah air yang direbut dengan berdarah-darah menjadi sumber mata air air mata dan darah tanah air mata darah menjadi tanah airku darah siapakah yang tertumpah itu? Ahsvakarsa 2007. _____________________

Teror – Cerpen Itox VC

Teror – Cerpen Itox VC

TEROR Cerpen Itox VC Ayahku angkat bicara, “desa kita sudah serupa dadu, terjebak dalam batok yang dipermainkan penggadai desa tanpa kita melakukan apapun. Pembangunan yang mereka gembar-gemborkan adalah pembangunan yang meniru gaya jaman kolonial.” Kramawita, nama yang aneh menurutku, nama yang tak lazim untuk ukuran orang desa sepertiku. Maka dari nama itulah timbul berbagai macam […]

Satriani Menungguku – Cerpen Itox VC

Satriani Menungguku – Cerpen Itox VC

Nanti jika kita sudah sampai di tanah Juvena, kau jangan bercerita tentang ketakramahan si kecil chupid kepadaku. Setidaknya agar aku tak mengulangi lagi kegagalan yang konon melebihi ketotolan keledai. Biar aku merasa bahwa aku sama beruntungnya denganmu dalam hal ini. Cerpen Itox VC   Bagaimana jika hujan kelabu macam ini aku tak membersamaimu? Atau bahkan […]

Menuju Seberang Angan-Angan – Cerpen Itox VC

Menuju Seberang Angan-Angan – Cerpen Itox VC

“maaf, aku terlalu sibuk dengan kegiatanku. Tapi percayalah, seandainya kau sudah sampai disana pun, aku pasti akan tetap menyusulmu.” Ujarmu. Cerpen Itox VC Di seberang jembatan, di bawah pohon sawo aku menunggumu dengan putus asa. Sejumput awan mengibaskan ekornya, seperti mengirim isyarat kepadaku agar aku segera pergi saja. Menyarankan aku agar tak terlalu setia kepada […]

Dunia tanpa lupa – Cerpen Itox VC

Dunia tanpa lupa – Cerpen Itox VC

Seorang laki-laki datang sambil meracau, “kalau aku boleh memilih, tentu aku akan memilih tinggal di dunia yang memaklumkan lupa. Biar sakit ini tidak membunuhku secara perlahan.” Cerpen Itox VC   “Dengan jumlah korban yang sudah tidak terkirakan, kenapa kita masih mempertahankan tradisi kita? Bukankah lebih baik jika kita biarkan waktu menggerus sebagian masa lalu yang […]

Voreta… Anytime – Cerpen Itox VC

Voreta… Anytime – Cerpen Itox VC

“ayo, teruskan pesta kalian! Tapi jangan lupakan api, dia adalah sumber kehidupan kita.” Kata Provikato sambil menari. Orang-orang kembali bernyanyi. Cerpen Itox VC Angin malam yang dingin menyerangkotaVoreta, dua orang lelaki yang tengah berjaga di depan pasar itu menggigil. Seorang diantarannya merapatkan jaketnya dan menggumam, “sayang matahari terlalu penakut kepada gelap. Seandainya dia sedikit lebih […]