Tag Archive | Kekasih Merah

Puisi Kekasih Merah: Tidakkah Merasa

Puisi Kekasih Merah: Tidakkah Merasa

TIDAK KAH MERASA  Puisi Kekasih Merah Pekat malam makin beku sunyi sepi hening tanpa kata tanpa sapa tanpa suara gumpalan Rindu menyesak menyemak melara menggunda dan menyiksa wahai satria penawar jiwa Tidakkah tuan merasa? Mampukah tuan menghapus luka? Landbow dini hari, 05122010 ***  

Puisi Kekasih Merah: Nyanyian Rindu

Puisi Kekasih Merah: Nyanyian Rindu

NYANYIAN RINDU   Puisi Kekasih Merah Bagaikan tersadar dari mimpi laksana kabut tekuak angin umpama mentari bersinar cerah dgr pengakuanmu harapan moga semua duka lara terbang bersama angin harapan bahagia kan selalu hadir bersamamu jadi suatu kebahagian yg tiada batas. Aku selalu merindukan mu Jokdja, 9 November 2010

Puisi Kekasih Merah: Nyanyian Sendu dalam Beku Malam

Puisi Kekasih Merah: Nyanyian Sendu dalam Beku Malam

NYANYIAN SENDU DALAM BEKU MALAM  Puisi Kekasih Merah Bingung hati menatap malam Gamank jiwa dalam bekunya Tak satupun cahaya bintang Tuk jadikan sebagai penentu arah Hembusan angin Hanya melingkar dalam pusaran tak berujung Nyanyian serangga malampum tak merobah suasana Malam Sunyi18032011 ***

Puisi Kekasih Merah: Menerawang Awan

MENERAWANG AWAN  Puisi Kekasih Merah Menerawang awan menukik langit… Melayang dalam liukan sang bayu Demi mengejar asa dalam rasa… Sebuah tanya pada peri langit… Butuh jawaban dari bidara awan… Kapankah terwujud sebuah asa??? Taman Imajinasi, 22082011  

Puisi Kekasih Merah: Bayu Malam

Puisi Kekasih Merah: Bayu Malam

BAYU MALAM Puisi Kekasih merah Halus… Tenangkan hati…Lembut… Damaikan jiwa… Membuai… Sejukan Nurani… Duhai sang bayu malam kau sentakan mata dari lelap… Tatkala tiupan lembut mu membelai raga…Kau bangun raga dari pembaringan… Tatkala hembusan mu mulai meninggi nada… Duhai Sang bayu malam kau bawa daku Kedalam keindahan rasa yang menyemat nama… HmmmDini Hari  04052011  

Puisi Kekasih Merah: Sendunya Nyanyian Gerimis

Puisi Kekasih Merah: Sendunya Nyanyian Gerimis

SENDUNYA NYANYIAN GERIMIS Puisi Kekasih Merah Dentingan gerimis bernada indah. Bagaikan dawai gitar yang kau petik. Mengiri  melonya lagu yang kunyanyikan Menyampaikan pesan cinta dari dua hati Yang menuju peraduan malam Belaian angin malam mengantarkan pesan rindu antar dua nusa Berbisik mesra dalam belaian tak berwujud 15072010 _________________

Puisi Kekasih Merah: Sosok

Puisi Kekasih Merah: Sosok

SOSOK Puisi Kekasih Merah Dari balik jendela kaca tertangkap senyum “Merekah” Tegap melangkah perkasa bagaikan satria ” Gagah” Hatipun bertanya tanya kau “Milik Siapah” Sudut Kamar, 100711 ***