Tag Archive | Lutfhi Bachtiar

Puisi Lutfhi, Bachtiar: Dua Sisi Apel

Puisi Lutfhi, Bachtiar: Dua Sisi Apel

DUA SISI APEL Puisi Lutfhi, Bachtiar 1 buah apel itu dipetik sebelum ia busuk warnanya bianglala ketika tempias meluruh di bulu kuduk seperti udara rendah yang mendadak merendah ke muara maka tuan pemetik tersenyum sintal ketika bertatapan dengannya tapi ada yang dibiarkan busuk bersama belatung kurus keriput kulit mudanya maka sang tuan pemetik hanya berdatar-datar […]

Puisi Luthfi, Bachtiar: Bermain Kata

Puisi Luthfi, Bachtiar: Bermain Kata

BERMAIN KATA Puisi Luthfi, Bachtiar 1 mari kita bermain dengan kata, yang bersahaja seperti pohon belimbing yang rimbun dan tumbuh ke atas di depan rumah kita laiknya larutan air yang penurut di dalam gelas kaca, kamu sudah ada di seberang gelas kaca ini dan kita saling berhadapan bermain kata 2 diantara mereka ada yang lupa ketika […]

Puisi Lutfhi, Bachtiar: Cerita Negeri

Puisi Lutfhi, Bachtiar: Cerita Negeri

CERITA NEGERI Puisi Lutfhi, Bachtiar Tentang sebuah cerita negeri Yang terlampau lindap dilagukan Lalu menjadi hymne negeri Yang dinyanyikan setiap 365 hari satu kali  Petunjungan, 12/13

Puisi Lutfhi, Bachtiar: A-U

Puisi Lutfhi, Bachtiar: A-U

A-U Puisi Lutfhi, Bachtiar Aku lihat Ketika kau lemparkan terompah merahmu Di selasar penghambaan Ketika itu, Kau tertelan lumuh hingga lambung Dan memilih “mim,” dari pada “nun,” Sebagai ujaran Aku sodorkan secangkir likuid Dari nyiur di tengah dangau Dan kau mengujarkan “wawu”  Petunjungan, 12/13

Puisi Lutfhi, Bachtiar: Secantik Diana

Puisi Lutfhi, Bachtiar: Secantik Diana

SECANTIK DIANA Puisi Lutfhi, Bachtiar Selalu aku datangkan Gemuruh laskar teduh Yang Kau datangkan dari utara Kepada kami di selatan Dan kami memahat patung Dewa keSembilan Yang Agung Demi kesejahteraan tertinggi Lalu kami tumpuk jerami Bersama bulirbulirnya yang ranum Sebelum kita tarik sabit yang masih berhias Di pantai dunia Secantik Diana Petunjungan, 12/13 Luthfi, Bachtiar. […]