Tag Archive | Odi Shalahuddin

Puisi Odi Shalahuddin: Pada Sepenggal Jalan di Rembang

Puisi Odi Shalahuddin: Pada Sepenggal Jalan di Rembang

PADA SEPENGGAL JALAN DI REMBANG Puisi Odi Shalahuddin  malam purnama, bulan bulat telanjang tapi masih saja remang di jalan ini yang tak sepi dari lalu-lalang truk-truk   angin laut membawa amis ikan terhirup hidung menggoyang kepala diiringi musik dangdut yang tak henti berlomba dari warung-warung kopi yang berjejer sepanjang jalan ini   ayo, lukis batang […]

Puisi Odi Shalahuddin: Ocehan tak Beraturan yang Teratur Hadir Setiap Hari Memangsa Kesadaran Kita

Puisi Odi Shalahuddin: Ocehan tak Beraturan yang Teratur Hadir Setiap Hari Memangsa Kesadaran Kita

OCEHAN TAK BERATURAN YANG TERATUR HADIR SETIAP HARI MEMANGSA KESADARAN KITA  Puisi Odi Shalahuddin Kita tetaplah mangsa-mangsa menjadi makhluk buruan para pemburu yang menjaga dan berebut kuasa hingga tahta tak kemana-mana, yang berarti pula penentu arah hidup jutaan jiwa, dengan segenap sumber daya, maha kaya, terasa kita si empunya, tapi tak bisa menikmatinya. Sebagai mangsa […]

Susilo Adinegoro Membaca Wiji Thukul, Hari Ini di Yogyakarta

Susilo Adinegoro Membaca Wiji Thukul, Hari Ini di Yogyakarta

Hari ini (19/5), Susilo Adinegoro, mantan wartawan, seorang aktivis kebudayaan, dan juga seorang aktivis Organisasi Non Pemerintah yang bekerja untuk anak-anak jalanan dan kelompok masyarakat miskin kota di Jakarta, akan hadir membacakan puisi-puisi Wiji Thukul di dua tempat di Yogyakarta. Sekitar pukul 17.00, ia akan tampil di Omah Teh Kalasan, dan malamnya pada pukul 19.30 […]

Puisi Odi Shalahuddin: Mencatat Sejarah Negeri

Puisi Odi Shalahuddin: Mencatat Sejarah Negeri

MENCATAT SEJARAH NEGERI Puisi Odi Shalahuddin kini, di tengah hiruk pikuk ini, masih saja me-raja sepi,perjalanan sejarah tentang sebuah negeri haruskah mengulang berjuta mimpi? kata, memang bermuncratan, torehkan noda di segenap busana, dipermainkan berjuta cahaya, dengan segala gaya, seakan tercipta sorga-sorga sehingga banyak terlupa, tentang negeri sesungguhnya. saat dalam diam beratus tahun dengan gejolak hati, […]

Puisi Odi Shalahuddin: Walaupun Tersakiti, Aku Tetap Cinta Indonesia, Hingga Hari Ini

Puisi Odi Shalahuddin: Walaupun Tersakiti, Aku Tetap Cinta Indonesia, Hingga Hari Ini

WALAUPUN TERSAKITI, AKU TETAP CINTA INDONESIA, HINGGA HARI INI Puisi Odi Shalahuddin “indonesia raya merdeka, merdeka hiduplah indonesia raya….”  pada setiap upacara dan pada saat kemenangan teraih. hanya itukah ia bergema? kemana saat hari-hari terjalani? gema merdeka yang semakin sayup terdengar dari bilik-bilik kekuasaan. pun saat bicara tentang rencana-rencana pembangunan. merdeka berkebalikan makna. menjadi merdeka […]

Puisi Odi Shalahuddin: Membaca Langit

Puisi Odi Shalahuddin: Membaca Langit

MEMBACA LANGIT Puisi Odi Shalahuddin membaca langit-langit tak pernah berubah dalam telentang-mu wajah langit-langit tetap sama bosan, bisa kau hias ia dengan bebas berubah setiap hari-pun tak masalah tapi membaca langit sekarang sulit terbaca wajah langit senantiasa berubah tak terduga pun bisa dalam hitungan detik-nya maka memang harus belajar kembali tentang irama alam tutup buku, […]

Puisi Odi Shalahuddin: Masih Saja Kisah Duka

Puisi Odi Shalahuddin: Masih Saja Kisah Duka

MASIH SAJA KISAH DUKA Puisi Odi Shalahuddin layar monitor-pun telah tergetar ketika kata-kata terketik hanya deretan kisah duka bencana, dalam irama alam dan ulah manusia banjir, tsunami, gempa, letusan gunung berapi, kebakaran penggusuran, penyiksaan, perkosaan, perampokan korupsi, penyalahgunaan kekuasaan mata terantuk batu dalam kantuk telinga ditulikan oleh perdebatan tanpa ujung deretan kata-kata aturan perundangan menggigil […]

Puisi Odi Shalahuddin: Pemberontakan Para Bayi

Puisi Odi Shalahuddin: Pemberontakan Para Bayi

PEMBERONTAKAN PARA BAYI Puisi Odi Shalahuddin kami para bayi yang baru saja menyapa dunia dengan ini menyatakan protes kepada para orangtua yang sibuk dengan dirinya sendiri hingga kami mencari susu sendiri hingga kami mencari bubur sendiri hingga kami belajar tengkurap sendiri hingga kami belajar berjalan sendiri hingga kami belajar berlari sendiri dan ketika kami kencing […]

Puisi Odi Shalahuddin: Inginku

Puisi Odi Shalahuddin: Inginku

INGINKU  Puisi Odi Shalahuddin Ingin aku menulis, merangkai kata, yang menjelma sebagai penari yang meliukkan segenap tubuhnya, memancarkan keindahan yang membuat orang takjub karenanya, bagaikan tersihir mematikan seluruh persendian, membangun mimpi-mimpi dalam kepala seolah nyata, dan terlibat di dalamnya, sebagai penari pula, memainkan jentik jemari dan goyang kepala Ingin aku menulis, membangun kata, bagai sebuah […]

Puisi Odi Shalahuddin: Istirahatlah Sobat

Puisi Odi Shalahuddin: Istirahatlah Sobat

ISTIRAHATLAH SOBAT Puisi Odi Shalahuddin Memendam malam, bangkitkan matahari, padahal waktu baru tunjukan 00:00, tentu upaya sia-sia, walau dengan doa, sebab irama, memang begitu adanya. Saat tidur, istirahat, jangan mengada-ada. Bila engkau takut kegelapan dan kisah tentang pertengahan malam, yakinkah pula dirimu tentang dahsyatnya 1/3 malam bila dirimu hendak bersapa dengan Tuhan dan mematangkan jiwamu. […]

Puisi Odi Shalahuddin: Atas Nama-Mu

Puisi Odi Shalahuddin: Atas Nama-Mu

ATAS NAMAMU Puisi Odi Shalahuddin atas nama-Mu telah tertumpah darah, melukis bumi senjata berarak, mengambil alih tugas malaikat-Mu angin terhenti, semesta menahan nafas, burung-burung pun pergi gema manusia membahana, mengucap, atas nama-Mu atas nama-Mu telah terbakar rumah-rumah yang dianggap sebagai ”pendosa” telah terbakar rumah-rumah yang dianggap menyerupai ”rumah-Mu” telah terbakar firman-firman yang dianggap menyerupai ”firman-Mu” […]

Puisi Odi Shalahuddin: Biarkan Bunga-bunga Tumbuh

Puisi Odi Shalahuddin: Biarkan Bunga-bunga Tumbuh

BIARKAN BUNGA-BUNGA TUMBUH Puisi Odi Shalahuddin bunga-bunga yang terus tumbuh, biarlah tumbuh, mekar, menyeruak wanginya yang khas, asli, belum terkontaminasi pohon-pohon tua yang masih saja mengangkangi dunia, menyabotase matahari, merebut rembulan, dan menjajah desiran angin. bunga-bunga, teruslah tumbuh, dalam jiwa merdekamu, dan senantiasa memekikkan gema merdeka, tanpa rasa ragu, membangunkan daun-daun hijau yang terasa kehilangan […]

Puisi Odi Shalahuddin: Kabarmu Indonesia?

Puisi Odi Shalahuddin: Kabarmu Indonesia?

KABARMU INDONESIA Puisi Odi Shalahuddin aku berada dalam-mu tak kemana-mana tapi sungguh, asing diriku padamu kabarmu Indonesia raya? kutanya padamu lantaran terlewat berita tak henti, tapi telah lama jemu hingga hanya bisik-bisik saja kudengar dibalik makna berita yang tersiar kebenaran sulit untuk dipahami saat ini lantaran fakta, gosip dan opini telah ciptakan wajah baru Indonesia, […]

Puisi Odi Shalahuddin: Aku Manusia Merdeka

Puisi Odi Shalahuddin: Aku Manusia Merdeka

AKU MANUSIA MERDEKA Puisi Odi Shalahuddin aku manusia merdeka, karena itulah aku bisa pesbukan, twitteran, priendsteran berganti-ganti status setiap saat, menorehkan jempol, dan komentar bilamana perlu atau diperlukan nyelinap mengisi ruang-ruang blog termasuk menggabungkan diri dalam pasukan kompasioner kampanye diri lewat link-link ajakan mengintip lapak-lapak yang suguhkan beraneka ragam menu bacaan apapun termasuk berjuta makian […]

Puisi Odi Shalahuddin: Menyapa Suara Hati

Puisi Odi Shalahuddin: Menyapa Suara Hati

 MENYAPA SUARA HATI  Puisi Odi Shalahuddin  menyapa suara hati yang berhenti bernyanyi lantaran kita sering memakinya menyapa tiada jawab, menjadi resah menanti rindu menggelayut akan cerewetnya ia senantiasa hadir dalam titian hari sering berbeda dengan segenap rencana dalam kepala jengkel rasa menghujam siksa hingga suara-suara itu melemah, lalu terhenti membuat diri menjadi merdeka, tingkah meraja […]

Puisi Odi Shalahuddin: Dusta Para Politisi

Puisi Odi Shalahuddin: Dusta Para Politisi

DUSTA PARA POLITISI Puisi Odi Shalahuddin  banyak orang pintar di sini makan bangku sekolah tak cukup sebiji tak puas jadi akademisi beralih profesi terdamparnya menjadi politisi hobi menebar janji-janji suka berbasa-basi dengan kata yang sudah basi akhirnya jadi komedi jadi tragedi menjadi-jadi kasihan ini negeri orang tertawa-tawa sambil merasa sakit di hati ingin sekali tinju […]

Puisi Odi Shalahuddin: Tuhan, jaga hati kami agar tak tergoda

Puisi Odi Shalahuddin: Tuhan, jaga hati kami agar tak tergoda

TUHAN, JAGA HATI KAMI AGAR TAK TERGODA Puisi Odi Shalahuddin telah terbukti tak perlu disangsikan lagi bangsa ini memiliki solidaritas tinggi pada berbagai kasus saudara kita mengalami derita. atau terhempas kehidupannya akibat bencana (gelap catatan bagi korban akibat konflik bersenjata) maka berbondong-bondong orang menggunakan berbagai cara. sejak menghimpun barang hingga menggalang dana, turun langsung sebagai […]

Puisi Odi Shalahuddin: Terang hati

Puisi Odi Shalahuddin: Terang hati

TERANG HATI Puisi Odi Shalahuddin  walau hujan menderas dengan petir yang menyambar-nyambar kita tetap bisa tersenyum dan bercanda tatkala terang hati menyanyikan senandung lagu kedamaian dalam gema jiwa merdeka aku kau memang beda tapi bukan berarti kita tak bisa bicara terang hati, terang jiwa, bhineka tunggal ika tak hanya di kepala tapi lakon hidup-pun tercipta […]

Puisi Odi Shalahuddin: Membaca Wajah Indonesia

Puisi Odi Shalahuddin: Membaca Wajah Indonesia

MEMBACA WAJAH INDONESIA  Puisi Odi Shalahuddin aku tak tahu lagi apa harus dikata membaca wajahmu, Indonesia tak henti bersolek, namun tak pernah lenyapkan berbagai luka bahkan kurasa semakin terbuka saja hingga terseret nanah dan darah sepanjang catatan sejarah pakaian kebesaranmu, nan agung, luluh tinggal cerita menjadi dongengan, anak-anak-pun enggan mendengarnya lantaran telah dinina-bobokan berbagai tontonan […]

Puisi Odi Shalahuddin: Mari Berperang

Puisi Odi Shalahuddin: Mari Berperang

MARI BERPERANG Puisi Odi Shalahuddin Selagi energi berlebih, dengan gejolak jiwa-jiwa muda, yang berdiri tegap, penuh keberanian dan militansi tinggi, maka atas nama bangsa ini, segeralah jangan meragu untuk menyatakan Perang! Perang terhadap kebodohan dan pembodohan, bukan terhadap orang bodoh atau orang-orang yang mudah dibodohi Perang terhadap kemiskinan dan pemiskinan, bukan terhadap orang-orang miskin yang […]

Puisi Odi Shalahuddin: Biarkan Kita Bicara

Puisi Odi Shalahuddin: Biarkan Kita Bicara

BIARKAN KITA BICARA Puisi Odi Shalahuddin mari kita bicara, tentang apa saja, walau pandangku, pandangmu mungkin berbeda, tapi kita masing-masing tahu memiliki tujuan sama tentang kehidupan lebih baik bagi kita semua  mari kita bicara, tak ragu hujamkan kata kita berdebat hebat, beradu argumentasi, tapi bukan menang kalah yang kita cari dan kita bisa sama-sama memahami […]

Sebentar Lagi Lebaran – Cerpen Odi Shalahuddin

Sebentar Lagi Lebaran – Cerpen Odi Shalahuddin

SEBENTAR LAGI LEBARAN Cerpen:  Odi Shalahuddin ”Ya, gak tahu. Kan sudah aku bilang selama ini aku tidak pernah ber-Tuhan dan tidak pernah berdoa karena memang tidak ada yang mengajariku. Karena itulah aku minta kamu meyakinkan dan mengajariku,” “Sebentar lagi lebaran,” “Ya,” “Kamu kok tidak pulang?” ”Kamu juga,” Keduanya saling berpandangan, lalu terbahak. Tapi di kepala, […]

Sastra Bulan Purnama ke 7: Mbah Penyair Yogya Reunian Baca Puisi

Sastra Bulan Purnama ke 7: Mbah Penyair Yogya Reunian Baca Puisi

Sastra Bulan Purnama ke 7: MBAH PENYAIR YOGYA REUNIAN BACA PUISI Catatan Odi Shalahuddin  Persada Studi Klub (PSK), suatu komunitas para seniman pada periode 1969-1977, tidak akan bisa terlupakan dalam sejarah perkembangan sastra khususnya kepenyairan di Yogyakarta danIndonesia. PSK berdiri pada tanggal 5 Maret 1969 oleh tujuh proklamatornya yakni  Umbu Landu Paranggi, Iman Budhi Santosa, […]

A Tribute to Widjaja dalam Malam Sastra Malioboro Edisi XIV

A Tribute to Widjaja dalam Malam Sastra Malioboro Edisi XIV

A TRIBUTE TO WIDJAJA, DALAM MALAM SASTRA MALIOBORO Odi Shalahuddin Widjaja, dalam profil ringkas yang disusun oleh Latief Noor Rochman, untuk kepentingan acara Malam Sastra Malioboro edisi ke XIV, dikenal sebagai seniman multi bidang (ketoprak, wayang orang, lukis, teater, film, lawak, ludruk, tari, dll). Ia yang dilahirkan pada tanggal 28 Pebruari 1927, dari pasangan Raden […]

Teruslah Menulis, Menjadikan Catatan Sejarah

Teruslah Menulis, Menjadikan Catatan Sejarah

Teruslah Menulis, Menjadikan Catatan Sejarah Odi Shalahuddin Sekali Lagi, Menulislah  Untuk kesekian kali, saya harus menyatakan keyakinan bahwa menulis adalah soal kebiasaan. Sesuatu yang menjadi kebiasaan, kecenderungannya akan mengalir begitu saja, kadang tanpa kita sadari. Bila anda pengendara sepeda atau sepeda motor, cobalah anda ingat ketika anda mengayuh atau melaju dari rumah ke sekolah atau […]

Catatan Ringan: Setahun Kumpulan Fiksi

Catatan Ringan: Setahun Kumpulan Fiksi

Catatan Ringan: SETAHUN KUMPULAN FIKSI 31 Januari 2011. Bila tak salah ingat, menjelang tengah malam, menanti pergantian hari dan bulan. Itulah pertama kali membuka akun fiksi pada blog gratisan di wordpress ini. Cerpen berjudul Ziarah, menjadi postingan pertama. Pada malam itu juga mencoba mencari arsip tulisan dari beberapa kawan yang masih tersisa. Beruntung, ada satu […]

Segenap Kenangan Menggumpal yang menggedor dada, sesakkan rasa – Cerpen Odi Shalahuddin

Segenap Kenangan Menggumpal yang menggedor dada, sesakkan rasa – Cerpen Odi Shalahuddin

SEGENAP KENANGAN MENGGUMPAL YANG MENGGEDOR DADA, SESAKKAN RASA Cerpen Odi Shalahuddin    kepada Engkau, para Sahabat, di mana-pun berada Kusampaikan padamu, bergumpal kerinduan atas lintasan kenangan-kenangan masa lalu. Masa ketika kita benar-benar mensyukuri dan menikmati hidup ini, dalam keterbatasan, seringkali ketidakberdayaan, namun semangat menyala bagi harapan suatu perubahan. Perubahan bukan untuk kita, tetapi segenap manusia, […]

Seorang Perempuan Yang Hadir Pada Dini Hari – Cerpen Odi Shalahuddin

Seorang Perempuan Yang Hadir Pada Dini Hari – Cerpen Odi Shalahuddin

SEORANG PEREMPUAN YANG HADIR PADA DINI HARI    Cerpen Odi Shalahuddin Perempuan muda itu tertawa. Tawa yang menggairahkan. Enak terdengar di telinga. Apalagi melihat bibirnya yang mungil menggemaskan. Tapi lelaki itu tetap saja mengambil jarak, dan juga bersiap untuk menghambur keluar. Seorang lelaki muda, sebagaimana laiknya anak-anak muda sekarang, masih saja asyik di depan laptopnya, […]

Group Komunikasi Sastra Gagas Lesehan Sastra Tiga Kota

Group Komunikasi Sastra Gagas Lesehan Sastra Tiga Kota

Salam Seni Sastra Salam Budaya  Dari hasil Pertemuan Komunitas “Komunikasi Sastra“, sebuah group yang ada di jejaring sosial Facebook, pada hari selasa tanggal 20 Desember 2011, disepakati aktualisasi kegiatan sastra dalam bentuk, sebagai berikut;  I. Kolaborasi Karya Tulis Puisi Terpilih II. Lomba Karya Tulis Cerita Pendek III. Kegiatan yang bertajuk; “LESEHAN SASTRA 3 KOTA”  A. […]

Puisi Odi Shalahuddin: Membaca Wajah dalam Cermin

Puisi Odi Shalahuddin: Membaca Wajah dalam Cermin

MEMBACA WAJAH DALAM CERMIN  Puisi Odi Shalahuddin menghadap cermin, kujumpa wajah. wajah siapa gerangan, berganti rupa, tergantung kehadiran dalam kepala. ah, ialah sang peragu, yang suka membisu, tatkala orang-orang tengah berburu, mencari arah yang hendak dituju, lantas setelahnya banyak meninju walau profesinya jelas bukan petinju, sambil melantunkan jutaan lagu, saat orang-orang mengibaskan baju, dari keringat […]