Tag Archive | Putree Fumi

Puisi Putree Fumi: Baiklah, Semua Akan Tiba Pada Waktunya

Puisi Putree Fumi: Baiklah, Semua Akan Tiba Pada Waktunya

BAIKLAH, SEMUA AKAN TIBA PADA WAKTUNYA Puisi Putree Fumi baiklah, semua akan tiba pada waktunya di mana jejak kaki berhenti di persimpangan tak bernama baiklah, semua akan tiba pada waktunya di mana pundak memilih lunglai memanggul kesuraman tak berujung baiklah, semua akan tiba pada waktunya aku berucap pasrah pada kaki takdir lantas tenggelam bersama dzikir Jogjakarta, […]

Puisi Putree Fumi: Aku Juga Iri

Puisi Putree Fumi: Aku Juga Iri

AKU JUGA IRI Puisi Putree Fumi sekali ini aku iri pada kokohnya bayangan masa lalumu itu karenanya kau mematung seperti batu sekali ini aku iri pada kecanduanmu akan sosok fantasi, layaknya Chairil memuja Ida karenanya sajak muntah dimana-mana dia memang mengagumkan dan tak ada peranku disana (Adaptasi dari puisi Aku Iri karya Minke WH) Jogjakarta […]

Puisi Putree Fumi: Kita Marah

Puisi Putree Fumi: Kita Marah

KITA MARAH  Puisi Putree Fumi kita marah dalam sebotol beer melebur bersama busa putih dingin diantara tawa kawan lama dan parodi satir kita marah dalam kepulan asap tembakau melesat ke langit langit mimpi diantara bayang hitam putih masalalu dan masa kini Jogjakarta, 19/11/2011 (Adaptasi dari karya Mathori A Elwa)

Puisi Putree Fumi: Naik Pitam

NAIK PITAM  Puisi Putree Fumi gelap memelukku petang ini erat, seakan hendak menelan melumat habis hatiku kucari purnama tapi dia enggan datang kuhujat habis semua terang dan kucaci malam dengan garang aku berang ! Jogjakarta, 27/9/2008  

Puisi Putree Fumi: Lelah

Puisi Putree Fumi: Lelah

LELAH  Puisi Putree Fumi gerimis datanglah basahi tubuhku dari peluh hujani dengan ribuan rintikmu bersihkan aku dari penat yang mencekat padamkan aku dari bara yang menggila aku.. tak sanggup lagi ! Jogjakarta, 21/8/2007  

Puisi Putree Fumi: Mati Ide

Puisi Putree Fumi: Mati Ide

  MATI IDE Puisi Putree Fumi terbang kemanakau hendak kukejar kau memilih lenyap dalam asap tembakau yang kian habis terbakar. hendak kutangkap kau malah sembunyi disetiap tegukan kopi yang semakin tiris. kata berlarian berserakan porakporanda tak berjelma Jogjakarta, 4/5/2012 ***

Puisi Putree Fumi: Bersenggama dengan Waktu

Puisi Putree Fumi: Bersenggama dengan Waktu

  BERSENGGAMA DENGAN WAKTU Puisi Putree Fumi duduk di antara manusia-manusia asing, yang asyik-masyuk dengan dunia kotak kotak. Setiap penjuru mata memandang beragam bentuk. Lampu lampion, memancarkan cahaya temaram, ditemani alunan musik meksico yg sangat kontras. Mencoba menembus setiap dunia mereka, dunia kotak-kotak. Dunia yg sama dengan duniaku. Hening sejenak, meneguk kopi lampung yg tersaji […]