Tag Archive | Rahmad Nuthihar

Puisi Rahmad Nuthihar : Jasad Menjerit

Puisi Rahmad Nuthihar : Jasad Menjerit

JASAD MENJERIT   Puisi Rahmad Nuthihar Nyanyian rindu kupersembah Kutuahkan kepada seorang ibu Yang  telah  membesarkan ragakuMengingatmu  dikala mimpi Se izin Tuhan lah kita dapat bertemu Melepaskan rindu hingga Subuh menyingsing Hingga aku bermimpikanmu 7 tahun yang lalu Aku masih mengingat jelas wajahmu Pucat pasi darahmu beku, berhimpit dengan puing – puing bangunan Menyisakan luka saat […]

Berakhir karena lebah – Cerpen Rahmad Nuthihar

Berakhir karena lebah – Cerpen Rahmad Nuthihar

Berakhir karena lebah “Kalian tau ini kenapa? karena kalian membiarkan anakku memetik madu. Buat apa madu itu, bila aku kedua kalinya kehilangan orang yang ku sayangi”. Cerpen Rahmad Nuthihar Pandangan mata mengarah pada bunga yang bermekaran. Sesuatu hal ingin dikejar dan mengamatinya dari jarak jauh. Sesakali arah pandang bertoleh pada bunga yang lain dikarenakan yang […]

Goresan Pecandu- Cerpen Rahmad Nuthihar

Goresan Pecandu- Cerpen Rahmad Nuthihar

Tidak ada yang mampu menjawab pertanyaan terakhir yang aku layangkan, kini teman ku Muhammad sedang medekam di balik jerugi besi. Cerpen Rahmad Sail Nuthihar Ada seorang teman dan kebersamaan kami telah terjalin lama. Mengenai  apa yang kurasakan kucoba perdengarkan padanya. Sesaat kini kebersamaan itu telah berubah karena sebuah pendapat yang berbeda arah. Seorang temanku yakni dianya […]

Bermula dari ATM – Cerpen Rahmad Nuthihar

Bermula dari ATM – Cerpen Rahmad Nuthihar

Cerpen Rahmad Sail Nuthihar Sisi dinding berlapiskan plastik tebal kokoh menopangnya. Hanya ada sebuah pintu tepat berada di depan ruangan berbentuk kotak ini. Dengan luas keseluruhan 1 X 4 M cukup menampung dua orang untuk berada di dalamnya. Udara yang berhembus sejuk yang diciptakan mesin pendingin tepat berada di atas permukaan ruangan itu, Membuat malam […]

Senja yang tak datang – Cerpen Rahmad Nuthihar

Senja yang tak datang – Cerpen Rahmad Nuthihar

Diantara sekian banyak tentara yang berbaju loreng selintas pandanganku tidak mampu menemukan Senja, melihat-melihat tentara yang berpangkat perwira namun namun hanya bintara yang berwajah sedih banyak kutemukan di sana. Cerpen Rahmad Nuthihar Aku rindu kedatangan senja, yang cahayanya menghiasi hatiku. Memberi warna untuk menjalani hari, juga dialah pelangi kehidupan ini. Saban hari selalu kunanti akan […]

Surat Darinya untuk Ibu – Cerpen Rahmad Sail Nuthihar

Surat Darinya untuk Ibu – Cerpen Rahmad Sail Nuthihar

Sebuah tanda tanya besar dalam benakku, mengenai kata yang diucapkan sang ibu mengapa dia mengucapkan terimakasih padaku. Aku tidak berbuat apa-apa untuknya. Aku enggan berteman dengan ibu karena dia sang pemuja setan yang berpenghasilan dari menerawang dunia hitam  Cerpen Rahmad Sail Nuthihar Terdiam sendiri dalam keheningan malam, sapa sang bulan basuh keningku. Keseharian dipenuhi dengan […]

Jangan Sebut Lala Anak Bajang – Cerpen Rahmad Nuthihar

Jangan Sebut Lala Anak Bajang – Cerpen Rahmad Nuthihar

Cerpen Rahmad Nuthihar Malam semakin larut, diperbatasan hari pergantian tanggal, Lala masih saja terjaga matanya, jelalatan menatap langit. Mengejar  rupa yang menghilang menjarah waktu agar bisa terulang. Berselimut tebal menyembunyikan diri  dari terangnya lampu kamar. Langit tak berbintang bulanpun tak urun tiba. Soyogyanya Punguk merindukan bulan, begitulah pepatah yang tepat padanya. Kerinduan akan sosok yang […]

Puisi Rahmad Nuthihar : Karya

Puisi Rahmad Nuthihar : Karya

KARYA Puisi  Rahmad Nuthihar Dia bukanlah siapa- siapa bukan sastrawan, bukan budayawan hanya saja mencoba merangkai  tulisan tiada yang salah bukan? belajar untuk merangkai kata memaknai aksara menulis di dalamnya Membuka mata menatap dunia seorang manusia kini tak berdaya rebah tiada berkutik, memerkik asa dalam maya seonggok rasa berubah tak berdaya dirinya kini menderita dalam […]

Mitos atau Takdir? – Cerpen Rahmad Nuthihar

Mitos atau Takdir? – Cerpen Rahmad Nuthihar

Cerpen: Rahmad Nuthihar Bergeming dalam asa, merapuh menatap ruang kosong yang kini tiada berpenghuni. Masih adakah secercah harapan dan membuat raga bangkit kembali?  Tulang sulbi menyokong tubuhku tak jua-lah mampu menyangga luka lara. Untaian kasih yang dulu hangat menyelimuti ruang hati telah kandas. Kekasih hatiku pergi. Dua untai sajak yang dulu kau buat, kini tersimpan […]

Lebaran Abadi – Cerpen Rahmad Nuthihar

Lebaran Abadi – Cerpen Rahmad Nuthihar

Lebaran telah mempertemukan kami kembali. Kepada tunanganku, aku berkata “sayang tak perlu kuatir lagi, kini kita bisa selalu bersama. Aku sayang kamu izzah”. Cerpen: Rahmad Nuthihar Segenap penjuru bumi mengumandangkan takbir. Umat manusia saling bersahutan memuji ke-Esa-an Tuhan. Suara mobil mengangkut para insani keliling kampung mengendangkan bedug, terdengar riuh. Ada pula yang terdiam suntuk,  dengan kepala […]