Tag Archive | Ray Mengku Sutentra

Aku Antara Bulan dan Matahari – Cerpen Ray Mengku Sutentra

Aku Antara Bulan dan Matahari – Cerpen Ray Mengku Sutentra

Cerpen:  Ray Mengku Sutentra Sepertinya cahaya bulan musim ini sia-sia. Tidak ada rembesan rasa yang menjadi penghenyat suara-suara. Sinar kehadiranya sedatar rel kereta api, tidak ada tukikan juga tanjakan.  Peristiwa malam biasanya dapat menjadi haru biru namun kini rasa-rasanya tidak ada yang dapat saling memberdayakan akan kehadiran masing-masing. Malam seakan tak ada usia. Tidak ada […]

Puisi Ray Mengku Sutentra : Mengejaku Kembali

  .MENGEJAKU KEMBALI Puisi Ray Mengku Sutentra aku telah melibatkan doa pada sesuatu begitu sangat dalam sesuatu adalah yang ku yakini dapat membawanya lebih baik sesuatu adalah yang kelak dibaca anakku sebagai kenang-kenangan, karena sungguh kehidupan yang belum lengkap mengeja tanda-tanda baca ini banyak batu-batu, dingin, hujan yang tak terduga membawa air mata demi-Mu untuk […]

Bersekutu atau Mati – Cerpen Ray Mengku Sutentra

Bersekutu atau Mati – Cerpen Ray Mengku Sutentra

 “Di setiap dinding trotoar, hampir tak ada celah, di sana banyak sekali pampflet-pamflet yang bertuliskan “persekutuan atau mati”   Oleh  : Ray Mengku Sutentra Ya, yang aku dengar dari mulut ke mulut bahwa awalnya dia hanyalah manusia yang mencoba memaknai tentang keberadaannya. Mengidentifikasi mimpi yang kemudian dia coba bedakan antara mimpi atau khayalan dan selanjutnya dia […]

Merangkai Bayanganmu – Cerpen Ray Mengku Sutentra

Oleh : Ray Mengku Sutentra Setangkup harapan, tentangku padamu telah aku sampaikan  lewat berlembar-lembar surat yang ku kirim dari balik tirai besi ini. Dan aku meyakini engkau telah menerimanya. Engkau merasakan setiap kerinduan yang kuhadirkan pada setiap kata. Berulangkali ku tuliskan “aku mencintaimu”. Waktu terlalu lama membuat kita tak dapat membagi  tawa bersama. Membagi kata-kata […]