Tag Archive | Simon Hate

Puisi Simon Hate: Merasuk Impian

Puisi Simon Hate: Merasuk Impian

MERASUK IMPIAN Puisi Simon Hate “Inilah nanti!” Tapi tak ada yang mau terima. Malah menggubah lagu menari dan puas dengan bayang-bayang, kerna merasa takkan berjumpa. Kesanalah kita selamanya bersembunyi menyumbu-Nya dalam nyanyi. Kalau cemas:”Enyah!” (Persetan dengan kemungkinan) Dalam letih siapa saja boleh datang, meremuk.

Puisi Simon Hate: Meluruh Kecewa

Puisi Simon Hate: Meluruh Kecewa

MELURUH KECEWA Puisi Simon Hate Menangislah bila dadamu sesak Atau berteriak  Kita selalu merasa Datang dari suatu tempat Dan ingin sekali kembali. Kapankah kalau tidak Apa yang telah kita alami? Tubuh melontarkan kita Menggapai-gapai seharusnya. Angin menderu sampai …, lalu?

Puisi Simon Hate: Angin

Puisi Simon Hate: Angin

ANGIN (raja dari segala ruh) Puisi Simon Hate angin angin angin topan, angin bayu angin menyusup menembus angin bertiup sampai ke terus. angin angin di langit angin gemuruh di laut angin mengeruh angin menyuruh seluruh luruh angin mengaruh segala ruh. angin angin ketika lenyap lengang gelisah menyirap semakin kencang.

Puisi Simon Hate: Nyanyian Anak Pesisir

Puisi Simon Hate: Nyanyian Anak Pesisir

NYANYIAN ANAK PESISIR Puisi Simon Hate  Akulah karang kukuh yang angkuh, di ujung semenanjung cita-cita, yang menepiskan camar-camar merayu. Jiwaku adalah lautan luas yang dalam tenang tapi tak pernah diam mengaduk dosa, derita dan cinta dalam kecamuk gelombang ombak kebebasan, lalu menghempaskannya ke sepanjang pantai teluk ketabahan, dan nyiur melambai adalah hatiku yang berlagu. Akulah […]

Puisi Simon Hate: Nyanyian Anak Nelayan

Puisi Simon Hate: Nyanyian Anak Nelayan

NYANYIAN ANAK NELAYAN Puisi Simon Hate dinyanyikan waktu musim hujan di tengah laut ombak bermain sampan  Malam, berbulanlah berbintang malam, bersinarlah benderang. Kerna kelam, laut, tambah mencekam kerna cekam, maut, kupilih menerkam. Bernyanyilah ombak (pengasuh yang membesarkan): Inilah kenikmatan, di laut kita berenang. (Ini hari aku berkata penuh dan menyeluruh, esok lupa aku bertanya kusut […]

Puisi Simon Hate: Rindu Laut, Rindu Kelasi

Puisi Simon Hate: Rindu Laut, Rindu Kelasi

RINDU LAUT, RINDU KELASI  Puisi Simon Hate Kenapa mau juga berlayar, bung kalau rindu laut rindu pula pelabuhan, gigil lampu-lampu jalanan kabut bau parfum dan minuman, musik dan bujukan liuk pinggul perempuan. Kalau mau juga berlayar, bung kenapa rindu laut rindu pula pelabuhan, lirikan dan senyuman senda-gurau di pangkuan pinggang digelitik menggelinjang, di kamar, kapal […]

Puisi Simon Hate: Potret Diri (3)

Puisi Simon Hate: Potret Diri (3)

POTRET DIRI (3) Puisi Simon Hate Ramadhan, tahun 1980 – di hadapan yang teguh – (sayup-sayup azan subuh. di kamar; jendela kututup, aku bersimpuh) Ya, Tuhan, Engkaulah angin meluruh menggugurkan daun-daun, Ya, Tuhan, akulah pucuk bergoyang. Akulah ombak gemuruh akan terhempas di pantai-Mu, Ya, Tuhan, akulah camar melayang, terpikat warna-warni aku terbang kian mencari, Ya, […]