Tag Archive | Wadie Maharief

Puisi Wadie Maharief: Operasi Ringan

Puisi Wadie Maharief: Operasi Ringan

OPERASI RINGAN Puisi Wadie Maharief Aku masih menyimpan sebilah pisau tajam Juga sebotol obat bius Sebungkus kapas dan perban yang tergeletak di meja tulis Kenapa kau gemetar melihatnya? Tidak usah cemas dan pucat Aku tahu, penyakitmu ringan saja tak perlu operasi besar Aku tak perlu merobek dada atau perutmu Juga tidak akan ada pemotongan daging […]

Puisi Wadie Maharief: Malam Suro

Puisi Wadie Maharief: Malam Suro

MALAM SURO Puisi Wadie Maharief Kau datang membawa gelap Pergi membawa cahaya Kau datang membawa cahaya Pergi membawa gelap – Kasihku, biarkan malam ini aku telanjang bulat di depanmu, tidak untuk bercinta….! – Kau datang kepada ombak Pergi ke pucuk gunung Kau datang dari ombak Pergi dari pucuk gunung – Aku tak membawa keris atau […]

Puisi Wadie Maharief: Wayang

  WAYANG Puisi Wadie Maharief Kita adalah barisan wayang yang ditata sang dalang dari kotak dijejerkan di batang pisang Berkilap licin siap tergelincir minggir Lakon apa yang akan ditayang Apakah kau akan dapat peranan atau cuma sekedar dipajang glondang di kiri atau di kanan kelir terbentang? Dalang yang menentukan peranan atau jalan cerita yang membingkai […]

Puisi Wadie Maharief: Arung Jeram

ARUNG JERAM  Puisi Wadie Maharief Ada yang melambaikan tangannya Saat engkau akan menghanyutkan diri Duduk di lunas perahu karet Arus yang menyeret Hanya sebuah senyum kecil terlepas Begitu saja, seperti butiran debu Hilang di batubatu mengapung? Kita saling mengintai jejak Berahasia di lumpur hitam Sebuah jurus macan mendekam Bermain arung jeram sungai berliku Bebatuan siap […]

Puisi Wadie Maharief: “Sajak Orang-orang Terpinggirkan”

  SAJAK ORANG-ORANG TERPINGGIRKAN   Puisi Wadie Maharief Katanya, kami adalah orang-orang yang terpinggirkan Lahir di sini tapi tak pernah merasa memiliki negeri ini Di gubuk-gubuk reyot kelaparan,  telanjang tanpa harapan Tak berdaya karena semua peluang harus diperebutkan Katanya, kami adalah orang-orang yang terpinggirkan Menjerit ke langit pun tak ada yang mendengarkan Di kampung-kampung kumuh berkubangan […]

Puisi Wadie Maharief: Khutbah Burung

KHUTBAH BURUNG  Puisi Wadie Maharief Bagaimana cara memberi peringatan kepadamu? ujar seekor burung sambil berdiri tegak di depanku Dengan mata membelalak tajam dan merah Burung itu berkata lagi dengan nada marah “Kalian belum pernah melihat Tuhan Sedangkan Tuhan tiap hari memberi aku makan!” katanya Bagaimana cara memberi peringatan kepadamu? Kalian makin suka bermabuk-mabuk Menghabiskan segala […]

Puisi Wadie Maharief: Aquarium

  AQUARIUM  Puisi Wadie Maharief Ikan-ikan emas di akuarium Seperti biasa berenang-renang Sesekali mengerubut pelet Mengisap udara di muka air Warnanya tetap cemerlang Meski di kotak kaca nasib tiada terelak Tahu ada batas yang tak bisa ditabrak Ikan-ikan emas di aquarium Memandang dari kaca berlumut Yogya 16 Nopember 2011 *** Penulis: Wadie Maharief, lahir di […]